Hidayatullah.com–Keluarga besar Samin Ginting, orangtua dari Surya Fachrizal Aprianus Ginting, relawan kemanusian yang juga jurnalis yang ditembak Zionis-Israel diatas kapal Mavi Marmara di perairan Gaza, menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Indonesia dan pihak-pihak yang terkait.
Atas keterlibatan aktif Kementerian Luar Negeri (Kemlu), KBRI di Jordania, KBRI di Turki, juga semua pihak yang terkait, Surya Fachrizal yang mengalami luka tembak di bahu kanannya bisa kembali ke Indonesia dalam keadaan selamat.
“Mewakili keluarga, saya mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada pemerintah Indonesia, khususnya kepada Kemenlu dan seluruh jajarannya atas peran aktifnya mengurusi kepulangan Surya,” kata Samin Ginting dalam perbincangan dengan Hidayatullah.com, Rabu (23/06).
Sebagaimana diketahui, Senin (21/6) kemarin, Surya Fachrizal diterima Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) oleh Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan BHI di Luar Negeri melalui prosesi penyerahan secara resmi kepada pihak keluarga.
Hadir dalam serah terima keluarga tersebut, pejabat diantaranya Kasubdit Perlindungan WNI Dino NurWahyudin, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Andri Hadi, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu, Teguh Wardoyo, dan sejumlah pejabat dan staff kemenlu di Kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta.
Dalam acara yang berlangsung sederhana ini hadir pula orang tua Surya, Bapak Samin Ginting, dan ibu. Termasuk istri Surya, Euis Hidayati beserta anak-anaknya Abdil Bar Ginting dan Maryam Lathifah. Tak ketinggalan hadir pula sejumlah kru Hidayatullah Media Group dan puluhan anak yatim dari Yayasan Panti Asuhan Marhamah.
Surya tiba sesuai jadwal yakni pukul 15.55 WIB. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Surya langsung dibawa ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Menurut Samin, Surya sudah menjalani operasi untuk mengeluarkan peluru yang masih bersarang di perutnya. Operasi dilakukan hari ini di RSPAD Gatot Subroto dan berjalan baik. Biaya berobat ini akan ditanggung oleh Kementerian Kesehatan RI.
“Sudah (diopreasi, red). Alhamdulillah berjalan baik. Saya mau sholat dzuhur dulu,” kata Samin yang dihubungi siang ini. [ain/hidayatullah.com]
Foto: Surya mendapat kunjungan teman sejawat sebelum operasi pengeluaran peluru [foto by Indra Supomo]