Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Australia Mengaku Seorang Atheis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juli 2010 17:52
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Perdana Menteri Australia yang baru, Julia Gillard mengaku, dirinya tidak mau munafik dengan berpura-pura percaya kepada Tuhan untuk menarik pemilih relijius, padahal dirinya tidak mempercayainya, seperti dikutip ABC, Selasa (29/6).

Bekas PM Kevin Rudd adalah seorang yang baik, dia rutin menjalankan ibadah ke gereja. Begitu pun pimpinan oposisi Tony Abbot, dikenal sebagai pengikut Katolik yang baik.

Namun lain halnya dengan PM Julia Gillard, meskipun dia menghormati orang-orang yang mempunyai keyakinan agama, dia tetap tidak percaya pada Tuhan.

PM Gillard menyampaikan sejumlah pengalaman pribadinya dalam sebuah wawancara dengan radio ABC, termasuk bagaimana kehidupan yang dijalaninya bersama pacarnya.

Dia mengatakan, dirinya tidak ingin menggunakan ritual agama untuk diperlihatkan. “Saya tidak mau berpura-pura beriman jika saya tidak bisa meyakininya,” katanya. “Saya adalah saya, biarkan rakyat menilainya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bagi orang beriman, saya sangat menghormati keyakinannya dan bukan untuk berpretensi terhadap keyakinan saya.”

Gillard mengaku dirinya dibesarkan di lingkungan gereja, dan dia juga mempunyai orangtua yang taat. Bahkan dirinya mengaku pernah memenangkan hadiah catechism, karena menghapal banyak ayat Bible. “Saya dibesarkan oleh tradisi itu, namun saya sudah memutuskan ketika saya dewasa untuk pandangan pribadi tentang semua itu.”

“Saya mengkhawatirkan kepentingan nasional, dan saya akan mengizinkan semua orang Australia memiliki pandangan apapun terhadap pemikirannya,” katanya.

“Saya berpesan kepada rakyat Australia, saya percaya Anda dapat menjadi seseorang yang mempunyai prinsip dan nilai-nilai yang kuat dari perspektif manapun.”

Dalam kesempatan itu dia juga menolak dianggap bersikap lemah terhadap Israel. Bekas Dubes Australia untuk Israel Ross Burns menuduh PM Gillard terlalu lemah lembut terhadap negara Yahudi itu.

Pacarnya Gillard, Tim Mathieson bekerja pada perusahaan real estate yang dimiliki pelobby Yahudi Albert Dadon, Ubertas Group.

“Saya telah membacanya di surat kabat itu, itu tidak benar,” katanya. “Saya mempunyai pandangan pribadi terhadap Israel, dan itu sudah saya sampaikan kepada publik, sebelum adanya kabar bahwa pacar saya bekerja di sebuah perusahaan yang berhubungan dengan Dadon.”  [pel/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Federasi Ulama Muslim Dunia Ajak Buka Blokade Gaza
Tulisan selanjutnya ICW Investigasi Rekening “Mencurigakan” Petinggi Polri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?