Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Akal Bulus Gedung Putih Mediasi Israel-Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2010 11:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, Jumat, (20/8) secara resmi mengundang Perdana menteri Zionis Israel, Benyamin Netanyahu dan Pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas mengunjungi Washington untuk menggelar perundingan langsung pada dua September mendatang.
 Wakil Komisi Segi Empat Perdamaian Timur Tengah yang terdiri dari AS, Uni Eropa, Rusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dua hari lalu menyepakati detail undangan tersebut.
 Sejumlah sumber diplomatik menjelaskan bahwa Presiden Amerika Serikat, Barack Obama disebut-sebut akan menghadiri pertemuan tersebut. Perundingan Palestina-Israel berhenti pada tahun 2009 dengan naiknya Netanyahu sebagai perdana menteri Zionis.
 Selama setahun lalu, menyusul percepatan pembangunan distrik Zionis di Palestina Pendudukan, eskalasi penjarahan tanah Palestina dan kelanjutan aksi penghancuran Baitul Maqdis sejatinya menutup jalur perundingan Palestina-Israel.
 Tampaknya, tekanan Obama terhadap Abbas bisa memaksa pemimpin Otorita Ramallah itu menyepakati perundingan langsung dengan Israel. Padahal, perundingan tersebut ditolak berbagai kelompok Palestina. Bahkan warga Palestina pun menentangnya. Baru-baru ini, berbagai kelompok Palestina dalam sebuah pertemuan di Damaskus mengeluarkan statemen yang menentang dan mengecam segala bentuk perundingan langsung dengan Zionis.
 Kesebelas kelompok Palestina yang berkumpul dalam pertemun tersebut menyatakan bahwa perundingan langsung dengan Zionis bermakna bertekuk lutut terhadap dikte Israel-AS, sekaligus menginjak-injak bangsa Palestina dan menutupi kejahatan Zionis atas bangsa Palestina, termasuk pembangunan distrik Zionis dan judaisasi Baitul Maqdis serta kelanjutan blokade Gaza.
 Jiyad al-Nakhalah, Wakil Sekjen Jihad Islam dalam statemennya menyatakan bahwa pembahasan mengenai perundingan damai Pelestina-Israel hanya omong kosong belaka. Ditegaskannya, pemenang perundingan ini hanyalah Zionis.
 Seraya mengkritik kinerja komisi eksekutif proyek perdamaian Arab dan persetujuan komisi ini menyepakati perundingan langsung antara Otorita Ramallah dan Zionis, al-Nakhalah mengatakan, amat disayangkan setelah ini bangsa Palestina akan kembali menjadi korban. Segelintir orang, menurut Nakahalah, hendak menginjak-injak bangsa ini dengan menerima sesuatu yang diinginkan Zionis, namun bertentangan dengan tuntutan bangsa Palestina. Ditegaskannya, saat ini, para pejuang tidak mempunyai opsi selain muqawama.
 Sejatinya, perundingan langsung Israel-Palestina hanyalah akal bulus Gedung Putih untuk melanggengkan eksistensi anak emasnya Zionis yang berada di ambang kehancuran. [irb/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lampion Mesir Mulai Terancam
Tulisan selanjutnya Indonesia Tempati Juara Tiga Konsumsi Rokok Sedunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?