Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bahasa Arab jadi Pelajaran Wajib Murid Israel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Agustus 2010 13:05
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com— Pihak berwewenang Israel sedang memperkenalkan skema baru untuk membuat kelas bahasa Arab menjadi pelajaran wajib di sekolah-sekolah negeri. Program baru ini akan mulai diperkenalkan di 170 sekolah negeri di Israel utara dan menjadi  pelajaran wajib untuk siswa kelas lima.  

Pejabat pendidikan mengklaim, siasat baru yang disebut “Ya Salam”, akan mengubah bahasa menjadi jembatan kebudayaan dan memajukan toleransi di antara orang Yahudi dan orang Arab. Sementara pelajar Arab sekarang ini diharuskan mempelajari bahasa Ibrani, sedangkan anak Yahudi bisa mengambil bahasa Arab sebagai bahasa tambahan.

Dalam seminggu, siswa Yahudi akan mendapatkan pelajaran bahasa Arab selama dua jam.

Sejauh ini, sekolah Israel hanya mewajibkan mata pelajaran bahasa Ibrani. Padahal, bahasa Arab juga merupakan bahasa resmi Israel. Penambahan mata pelajaran baru ini akan diterapkan secara bertahap.  Pada tahap-tahap berikutnya, ketentuan akan diterapkan di seluruh Israel.

Saat ini, sekitar 20 persen penduduk Israel terdiri dari warga keturunan Palestina. Dan sejak beberapa waktu lalu, banyak murid sekolah Israel menyatakan, sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi, mereka terlebih dulu ingin mempelajari bahasa Arab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sholomo Alon, Kepala Bagian Arab dan Islam pada Departemen Pendidikan menyatakan, pemerintah akan memberi kesempatan pada warga Arab untuk bekerja sebagai guru bahasa. Saat ini di seluruh Israel terdapat sekitar seribu orang guru bahasa Arab. Dan sebagian besar dari mereka adalah warga Yahudi.

Menurut pemerintah, kebijakan baru ini tercetus karena meningkatnya jumlah siswa yang memilih untuk belajar bahasa Arab sebagai mata pelajaran pilihan mereka di tingkat SMP dan SMU. Tahun 2000 sudah ada 1.506 siswa, tahun yang lalu ada 2.187.

Para siswa sekarang ini dinilai mengenal baik pelajaran bahasa yang pantas dan menjadi pertimbangan untuk dipelajari dan dipilih. Terkecuali bahasa Inggris, yang sudah menjadi pelajaran wajib, mereka harus belajar lagi bahasa Arab, Prancis, Rusia, atau Amharic.  Namun umumnya,  60% para siswa  lebih memilih bahasa Arab.

Bagaimanapun, tuntutan meningkatnya siswa untuk belajar bahasa Arab,  telah memberikan perubahan kepada kurikulum nasional di sekolah-sekolah Israel.  [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fidel Castro: AS Kena “Sekakmat”
Tulisan selanjutnya Israel Tolak Persyaratan di Perundingan Langsung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?