Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel: Penyelidikan PBB “Bias”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 September 2010 19:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Israel pada Rabu menyatakan, penyelidikan PBB yang menyatakan negara Yahudi tersebut dapat dihukum karena melakukan pembunuhan secara sengaja dan penyiksaan yang dilakukan ketika tentaranya menyerbu kapal Flotilla yang memuat bantuan menuju Jalur Gaza pada Mei, “bias” dan “memihak”.

“Sebagaimana diduga mengenai negara demokratis, Israel telah –dan masih– menyelidiki kejadian di Flotila menuju Jalur Gaza,” demikian isi pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Israel, Rabu larut malam, sebagaimana dikutip dari AFP.

Ditambahkannya, komite penyelidikannya sendiri, yang meliputi dua pengamat internasional, masih bekerja dan Israel juga telah setuju untuk ikut dalam penyelidikan yang dibentuk oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.

“Laporan itu — bias dan memihak seperti lembaga yang telah menghasilkannya,” demikian antara lain isi pernyataan Kementerian Israel itu. “Israel … berpendapat peristiwa Flotila tersebut diselidiki secara cukup dan memadai sebagaimana adanya. Semua kesepakatan tambahan dengan masalah ini berlebihan dan tak produktif.”

Komisi Hak Asasi PBB sebelumnya menyatakan bukti jelas untuk mendukung hukuman terhadap Israel sehubungan dengan tindakan tentaranya ketika mereka menyerbu armada kapal bantuan menuju Jalur Gaza pada Mei.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam satu laporan bernada pedas, badan PBB menepis argumen Israel bahwa para pegiat di kapal bantu tersebut “melakukan kekerasan sehingga keputusan diambil untuk melepaskan tembakan”. Ditambahkannya, sebagian korban tindakan itu sama dengan dengan penghukuman berdasarkan kesimpulan.

Panel tiga ahli internasional pada Rabu, yang diajukan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk menyelidiki serangan Israel sehingga menewaskan sembilan pegiat pro-Palestina –delapan warga negara Turki dan satu orang Turki-Amerika, juga mengatakan blokade Israel terhadap Jalur Gaza telah mengakibatkan krisis kemanusiaan dan tidak sah.

Israel berkeras tentaranya bertindak “sejalan dengan hukum internasional”, dan berkilah “negara itu berhak membalas tindakan kapal yang berusaha melanggar blokadenya atas Jalur Gaza”, tempat pejuang Palestina secara rutin menembakkan roket dan mortir ke dalam wilayah Israel selatan. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iraq Pakai Pihak Ketiga Selidiki Penyeludupan Naskah Taurat ke Israel
Tulisan selanjutnya Ratusan Santri Kepung PN Purwakarta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?