Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hati-hati Pengemis “Berbahasa Indonesia” di Mekkah!

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Larangan untuk tidak memberi atau melayani pengemis telah dikeluarkan mufti besar Mekkah. Jamaah haji diimbau untuk tidak melayani pengemis yang mulai membanjiri Mekkah menjelang puncak haji.

Biasanya, saat puncak haji, para pengemis memenuhi seluruh ruas jalan menuju Masjidil Haram. Sekarang ini saja beberapa pengemis sudah menempati kawasan di sepanjang jalan antara Masjid Kucing dan Masjidil Haram.

“Jika Mufti Besar Mekkah sudah mengimbau agar jamaah tak memberikan santunan kepada para pengemis, jamaah Indonesia juga perlu memperhatikan,” ujar Kepala Daerah Kerja Mekkah, Cepi Supriatna.

“Arabnews”, Jumat (22/10), memberitakan pula bahwa Mufti Besar Mekkah pun telah mengimbau jamaah agar tidak memberikan santunan kepada para pengemis.

Divisi Antikemiskinan Polisi Lalu Lintas Mekkah juga mulai merazia mereka. “Tadi malam saja, banyak dari mereka yang diangkut polisi,” ujar Khatibul Umam, petugas haji di Sektor Khusus, sektor yang menangani jamaah sesat, yang berkantor sekitar 200 meter dari Pintu Marwah Masjidil Haram.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aisha, pengemis asal Somalia, seperti dikutip “Arabnews”, Jumat, mengatakan banyak pengemis dari Jeddah dan kota-kota di sekeliling Makkah mulai berdatangan di Mekkah.

“Datang lebih awal untuk memilih lokasi strategis di luar dan dekat Masjidil Haram,” ujar Aisha.

Menurut Aisha, mereka datang tidak sekadar sebagai individu untuk mengemis. Mereka telah dikerahkan untuk tujuan mendapat uang sebanyak-banyaknya. Malam hari, mereka berkumpul. Kemudian, kata Aisha, “Membagi uang hasil mengemis di antara anggota mereka, kemudian berpencar lagi.” Nantinya, mereka akan meninggalkan Makkah secara bersama-sama.

Para pengemis di Mekkah, bisa berbahasa Indonesia sepatah-dua patah kata. Para pengemis di Jabal Nur, misalnya, mereka rajin menyapa jamaah dari Indonesia yang akan ke Gua Hira. “Haji, hajia” Indonesi baguuusss. Indonesi..satu riyal.. miskin… satu riyal,” teriak mereka, sambil mengulurkan tangan menggapai tangan jamaah.

Beberapa pihak mengingatkan bahwa saat calon pemberi mengeluarkan riyal, pengemis lain pun akan semakin semangat memintanya. “Kalau tidak mau memberi, mereka bisa menarik barang yang ada pada tubuh kita,” kata seorang panitia haji. [ant/hidayatullah.com]  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mayoritas Siswa SMP di Batam Pernah Menonton Video Porno
Tulisan selanjutnya Profesor Amerika Seru Hancurkan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?