Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peradilan terhadap Geert Wilders Akan Dilanjutkan

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 15 Februari 2011 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan di Amsterdam hari Senin (14/2) telah memutuskan bahwa proses peradilan atas ucapan-ucapan kebencian warga Belanda yang anti-Islam, MP Geert Wilders akan dilanjutkan, di mana para hakim baru mendengar keberatan-keberatan awal pembelaan mengenai kasus itu.

Keberatan-keberatan itu telah didengar oleh panel hakim yang lain tahun lalu, namun diperintahkan mengadakan peradilan  ulang karena ada kemungkinan bahwa pengadilan Belanda bias terhadap Wilders. Politisi terkenal itu dikenai tuduhan memicu kebencian dan diskriminasi terhadap Muslim dan kelompok-kelompok non-Barat.

Jika para hakim menerima keberatan-keberatan Wilders pada persidangan yang akan dilangsungkan nantinya, maka kasusnya bisa dibatalkan. Jika hakim menolak,  pengadilan akan dilanjutkan dan Geert Wilders diperbolehkan menghadirkan  beberapa saksi yang diinginkan untuk pembelaannya.

Minggu lalu ia mengatakan kepada hakim, ingin menanyai kaum Islam radikal, yang disebut oleh pengadilan, pakar-pakar Islam karena pengalamannya, termasuk seorang pembunuh yang terbukti bersalah, Mohammed Bouyeri, yang membunuh pembuat film Theo Van Gogh tujuh tahun lalu. Wilders berpendapat Bouyeri adalah “bukti nyata dan hidup” bahwa Islam mengarah pada kekerasan.

Namun para hakim mengatakan, pengadilan telah mengetahui ada kekerasan dalam beberapa sudut Islam dan membatasi daftar saksi-saksi dalam kasus Wilders. Saksi-saksi kasus Wilders termasuk beberapa pakar Islam dan seorang hakim kontroversial yang diyakini Wilders menyebabkan kasusnya bias.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wilders berkeras bukan warga Muslim yang menjadi sasarannya, melainkan agama Islam dan Quran, masalah yang diperbolehkan menurut peraturan Belanda berkaitan dengan kebebasan berbicara.

Dalam pengadilan minggu lalu, ia meneruskan retorika anti-Muslim, menyebut Islam setan dan masyarakat yang mendominasinya terbelakang. Gaya bicara seperti itu telah membuatnya menjadi politisi terkenal di Belanda, di mana partainya Partai Kebebasan merupakan sekutu penting pemerintahan sayap kanan.

Para Hakim juga memutuskan bahwa persidangan itu akan tetap dilakukan di Amsterdam, bukan di Den Haag tempat Wilders bekerja dan bersiap-siap untuk mengikuti pemilu setempat pada bulan Maret.

Wilders mengatakan, ia tidak senang dengan keputusan itu, namun akan memenuhi panggilan ke pengadilan jika peradilannya dimulai kembali.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kuasa Hukum: Dakwaan Jaksa tidak Jelas
Tulisan selanjutnya FUI Serukan Muslimin Meneladani Rasulullah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

Berita
8 Oktober 2026 18:24
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

Terbaru

  • Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
  • Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?