Hidayatullah.com–Tokoh ultrakanan dan pemimpin Partai Kebebasan Belanda (PVV), Geert Wilders, dikabarkan kembali bikin sensasi. Ia akan mengeluarkan buku tentang Islam, pada paruh kedua tahun ini, demikian dikutip Radio Nederland.
Bukunya nanti akan berisi pandangan sejarah terhadap Islam serta pendapat Wilders sendiri. Buku ini menekankan bahwa Islam bukan agama, melainkan ideologi, kata Wilders.
Buku terlebih dulu terbit di Amerika, karena permintaan untuk menulisnya datang dari sana. Setelah itu buku juga terbit dalam bahasa Belanda.
Dalam wawancara dengan sebuah situs Belanda, NU.nl, Wilders juga membahas situasi di Timur Tengah. Menurut Wilders tidak akan ada demokrasi di negara-negara seperti Mesir, Tunisia dan Libya jika masyarakat tidak meninggalkan Islam.
Menurut Wilders situasi di negara-negara tersebut malah bisa makin parah setelah rezim Mubarak, Ben Ali dan Qadhafi.
Numpang populer
Sebelumnya, politikus sayap kanan Belanda ini mendadak ternama setelah mengatakan “Al-Quran adalah kitab fasis”. Ia pernah mengatakan, al-sebagai penyebab dari masalah-masalah seperti terorisme, pembunuhan, ekstrimisme, dan radikalisme.
Ia makin menjadi perhatian dunia setelah membuat film berjudul “Fitna” yang banyak berisi menyudutkan Islam. Ia banyak menyatakan, akan membuat film lanjutan berjudul “Fitna 2“. Namun masih belum jelas kapan film ditayangkan.
Banyak sumber menyebutkan sesungguhnya Wilders adalah politisi yang mencoba mencari keuntungan dan numpang populer. *