Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paus Nyatakan Yahudi Tidak Bersalah Atas Kematian Yesus

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 3 Maret 2011 07:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Paus telah menulis sebuah penolakan secara pribadi dan terinci terhadap persangkaan bahwa orang-orang Yahudi secara kolektif bertanggung jawab atas kematian Yesus.

Dalam buku yang akan diterbitkan minggu depan, ia menyimpulkan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas penyaliban adalah kaum “aristokrasi Rumah Ibadah” dan pendukung pemberontak Barabas, demikian diberitakan Guardian, Rabu (2/3).

Menolak penafsiran selama berabad-abad berdasarkan pernyataan St Yohanes bahwa pelakunya “orang-orang Yahudi” yang menuntut pembebasan Barabas dan eksekusi terhadap Yesus, Paus bertanya, “Bagaimana mungkin mereka menuntut eksekusi, sementara seluruh rakyat telah hadir pada saat itu?”

Tuduhan terhadap Yahudi yang dianggap bersalah secara kolektif, yang mengganggu hubungan antara kedua agama, telah dibantah oleh Gereja Katolik Roma pada Konsili Vatikan kedua tahun 1965. Tapi baru pertama kali ini Paus menguraikan secara terinci, berupa pembongkaran konsep teologis tersebut.

Yang paling penting dari hal tersebut, penulisnya seorang Paus kelahiran Jerman yang telah mengalami gangguan badai dalam hubungan Yahudi-Katolik. Elan Steinberg, Wakil Presiden dari Kumpulan Warga Amerika dan Keturunannya yang Selamat dari Holocaust, mengatakan kepada Reuters: “Ini adalah langkah besar. Pembantahan secara pribadi secara teologis, yang selama berabad-abad mengandung antisemitisme…”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Uraikan Benediktus ini tergambarkan dalam ringkasan buku edisi kedua bukunya, Jesus of Nazareth, yang akan terbit Rabu (10/3) depan oleh penerbit Vatikan. Edisi pertama diterbitkan empat tahun lalu. Edisi kedua ini bercerita tentang saat terakhir kehidupan Jesus, kematian, dan kebangkitannya yang merupakan pusat dari kepercayaan Kristen.

Paus juga berfokus pada bagian lain dari Injil yang sering digunakan untuk menentang Yahudi. Hal itu berupa penjelasan St Matius bahwa orang-orang  mengatakan: “Darahnya menjadi tanggungan  kami dan anak-anak kami.”

Benediktus menulis bahwa kematian Yesus itu bukan berkaitan dengan hukuman, tetapi keselamatan. Darah yang ia tumpahkan “tidak menangis keluar untuk membalas dendam dan menghukum, tetapi ia membawa rekonsiliasi.” (Perihal kematian ini dalam Islam,  Nabi Isa tidak menjadi korban penyaliban).

Paus, yang saat muda tergabung dalam organisasi Pemuda Hitler, telah menimbulkan berondongan kritikan dua tahun yang lalu dia ketika ia mencabut pengucilan terhadap Uskup ultra tradisionalis Richard Williamson, yang meragukan keberadaan Holocaust.

Kemudian pada tahun yang sama ia dikritik karena melanjutkan pentasbihan orang suci atas Pius XII. Vatikan memuji Paus masa perang itu yang telah bekerja dengan diam-diam untuk menyelamatkan nyawa orang-orang Yahudi, tetapi para pengkritiknya mengatakan, Paus  (PIUS XII) tersebut seharusnya  secara terbuka mencela genosida yang dilakukan Nazi.*

Keterangan foto: Paus Benediktus XVI.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Qadhafi: AS dan NATO Masuk Libya Makin Berdarah
Tulisan selanjutnya Untuk HAM, Menghujat Islam! (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?