Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lee Anulir Ucapannya Soal Warga Muslim Singapura

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Maret 2011 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bapak Bangsa Singapura Lee Kuan Yew mengatakan bahwa dia mengaku salah atas pernyataannya bahwa masyarakat muslim di negeri kota itu menghadapi kesulitan dalam berintegrasi dengan penduduk Singapura lainnya, demikian media Singapura melaporkan seperti dikutip AFP, Selasa (8/3).

Dalam satu pernyataannya, Lee mengatakan bahwa pandangan kontroversialnya itu –yang termaktub dalam buku “Lee Kuan Yew: Hard Truths to Keep Singapore Going” dan diterbitkan pada Januari– telah usang.

“Hard Truths adalah sebuah buku yang didasarkan pada 32 wawancara dalam jangka waktu dua tahun. Saya menyampaikan komentar yang satu itu (yaitu) mengenai integrasi warga muslim dengan komunitas lainnya, kemungkinan besar dua atau tiga tahun lalu,” kata Lee dalam satu pernyataan tertulisnya di media lokal.

“Para menteri dan anggota parlemen, baik orang Melayu maupun non-Melayu, telah berkata pada saya bahwa warga Melayu Singapura sebenarnya telah melakukan upaya-upaya khusus untuk berintegrasi dengan komunitas lainnya, terutama sejak (Serangan Teror) 9 September, dan perkataan saya itu sudah ketinggalan zaman,” tambah Lee.

Singapura mayoritas berpenduduk keturunan Cina, sementara ras-ras minoritasnya di antaranya adalah Melayu dan India.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya mengaku keliru.  Saya harap bahwa kecenderungan ini akan berlanjut di masa datang,” kata Lee (87), yang tetap menjadi penasihat pemerintah berpengaruh lewat posisinya sebagai menteri utama.

Pernyataan ini disampaikan menyusul ungkapan ketidaksenangan komunitas muslim Singapura atas pernyataan Lee di bukunya itu, di tengah harapan besar bahwa pemerintah akan menyerukan pemilu tahun ini.

Dalam buku itu, Lee menegaskan bahwa kaum muslim Singapura menghadapi kesulitan berintegrasi karena kepatuhan mereka kepada ajaran-ajaran Islam, dan mendesak mereka untuk sedikit melonggarkan ketaatannya itu.

“Saya akan katakan sekarang bahwa kita bisa mengintegrasikan semua agama dan ras, kecuali Islam,” kata Lee dalam bukunya itu.

“Saya kira kita tengah berproses sangat baik sampai kemudian Islam datang, dan jika Anda tanya mengenai pengamatan saya, maka komunitas-komunitas lain lebih mudah berintegrasi –dalam berteman, pernikahan dan seterusnya,” kata Lee.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saadi Qadhafi Peringatkan Potensi Perang Saudara
Tulisan selanjutnya Warga Suriname Ajarkan al Qur’an dengan Power Point

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?