Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan HAM Eropa Bolehkan Salib di Ruang Kelas

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 19 Maret 2011 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan HAM Eropa hari Jumat (18/3) mengeluarkan keputusan final bahwa kayu salib boleh ditempatkan di ruang kelas sekolah-sekolah umum Eropa.

Sebagimana dilansir Associated Press, keputusan tersebut membatalkan keputusan yang digugat pada Nopember 2009, yang menyatakan pemasangan salib di ruang kelas dapat mengganggu murid-murid non-Kristen dan ateis. Dipimpin oleh Italia, beberapa negara Eropa menggugat larangan pemasangan salib di kelas.

“Sentimen rakyat di Eropa menang hari ini,” kata Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini, menyambut baik keputusan hakim.

Anggota Dewan Eropa yang berjumlah 47 negara, pengawas HAM Eropa, semuanya wajib mengikuti keputusan pengadilan hari Jumat (18/3) itu.

Pengadilan HAM Eropa di Strasbourg, Prancis, dalam keputusannya menyebutkan, sekolah-sekolah umum Italia tidak melakukan kesalahan apapun dengan menggantungkan salib di ruang kelas mereka, dalam kasus yang membuat negara Eropa penganut Katolik dengan negara tetangganya yang lebih sekuler terpecah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kasus salib di ruang kelas pertama kali dibawa ke pengadilan oleh Soile Lautsi, seorang ibu kelahiran Finlandia yang mengatakan sekolah-sekolah Italia di tempatnya menolak untuk menyingkirkan simbol-simbol Katolik Roma dari ruang kelas. Menurutnya, pemasangan salib melanggar prinsip sekuler yang seharusnya dijunjung tinggi oleh sekolah-sekolah umum.

“Kebebasan beragama, kebebasan dari diskriminasi, kebebasan memilih adalah prinsip-prinsip dasar dan dalam kasus ini semua itu tidak dihormati,” kata Massimo Albertin, suami Lautsi yang bersama keluarganya tinggal di Abano Terme dekat Padua, Italia.

Albertin yang mengaku ateis, mengatakan bahwa keputusan pengadilan yang membolehkan salib di ruang kelas tersebut menunjukkan “Vatikan terlalu kuat untuk dilawan oleh individu.”

Meskipun nama Lautsi yang tercantum dalam surat tuntutan, namun sesungguhnya tuntutan itu merupakan tindakan kolektif dari sejumlah orang.

Tahta Suci Vatikan tentu saja senang dengan keputusan pengadilan HAM Eropa.

Kardinal Gianfranco Ravasi, salah pejabat tinggi Vatikan untuk urusan kebudayaan mengatakan bahwa salib adalah “salah satu simbol terbesar di Barat.”

Salib, katanya, “adalah simbol peradaban, meskipun Anda tidak mengakuinya menurut kepercayaan Anda.”*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya Minta Turki Awasi Gencatan Senjata
Tulisan selanjutnya Presiden Nyatakan Yaman Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?