Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Korea Utara Konfirmasi Kasus Pertama Covid-19, Isyarat Minta Bantuan Internasional?

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Mei 2022 15:58 3:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Mei 2022 15:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sementara negara-negara lain mulai menyesuaikan diri untuk memasuki masa endemi Covid-19, Korea Utara hari Kamis (12/5/2022) untuk pertama kalinya mengkonfirmasi kasus Covid-19.

Menyebutnya sebagai “darurat nasional paling parah”, pemerintah memerintahkan lockdown nasional, sementara media milik negara melaporkan varian Omicron terdeteksi di ibu kota, Pyongyang.

Per Maret 2022, tidak ada kasus Covid-19 yang dilaporkan di Korea Utara, menurut World Health Organization (WHO), dan tidak ada pula laporan tentang warga Korea Utara yang sudah divaksinasi.

Dilansir Reuters, kantor berita resmi KCNA mengatakan bahwa infeksi Covid-29 terdeteksi dari sampel yang diambil pada 8 Mei dari orang-orang di Pyongyang yang mengalami gejala berupa demam. 

Mereka diketahui terjangkit subvarian Omicron yang dikenal sebagai BA.2, lapor KCNA tanpa menjelaskan berapa jumlah kasus infeksi dan kemungkinan sumber penularannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan itu dipublikasikan setelah pemimpin Korut Kim Jong-un hari Kamis ini memimpin rapat Partai Pekerja guna mendiskusikan penanggulangan wabah coronavirus.

Kim memerintahkan semua kota dan daerah di negeri itu untuk memberlakukan “lockdown ketat” guna meredam penyebaran virus dan pemerintah akan mengerahkan cadangan darurat suplai medis lapor KCNA.

Meskipun belum pernah mengumumkan adanya kasus Covid-19 di negaranya, Korea Utara sejak awal pandemi tahun 2020 sudah memberlakukan kebijakan karantina ketat, termasuk mengunci pintu perbatasan. 

Pada bulan Juli tahun itu, Kim memberlakukan lockdown di Kaesong, dekat perbatasan dengan Korea Selatan, selama tiga pekan setelah seorang pria yang membelot ke Korsel pada 2017 kembali ke kota itu dengan menampakkan gejala Covid-19.

Sebuah situs web berbasis di Korea Selatan yang memantau kegiatan di Pyongyang mengatakan pekan ini bahwa penduduk telah diberitahu untuk kembali ke rumah dan tetap berada di dalam rumah karena ada “masalah nasional” tanpa memberikan keterangan lebih lanjut.

Sebelumnya pada hari Kamis ini, kanal televisi pemerintah China melaporkan Korea Utara mewajibkan rakyatnya untuk tinggal di rumah sejak 11 Mei karena banyak dari mereka mengalami gejala “diduga flu”, tanpa menyebut soal Covid-19.

Perlintasan utama antara Dandong China dan kota Sinuiju di barat laut Korea Utara ditutup pada bulan April, karena situasi Covid-19 memburuk di kota China itu, kata pemerintah Tiongkok.

Menurut data WHO, sebanyak 64.207 dari lebih 24,7 juta jiwa penduduk Korea Utara telah menjalani tes Covid-19, dan semuanya dinyatakan negatif per 31 Maret 2022.

Diduga belum ada warga Korea Utara yang divaksinasi, sebab negara itu menolak kiriman vaksin dari COVAX dan vaksin Sinovac Biotech dari China.

Profesor Yang Moo-jin dari University of North Korean Studies di Seoul mengatakan bahwa fakta Kim meminta agar segera digelar rapat politbiru pada dini hari dan media pemerintah juga langsung memberitakannya seakan ingin menunjukkan kegentingan situasi di negara itu. Biasa jadi hal tersebut merupakan isyarat Pyongyang kepada masyarakat internasional agar menolongnya, imbuh Prof Yang.

Kantor kepresidenan Korea Selatan mengatakan kepada Reuters bahwa Presiden Yoon Suk-yeol, yang baru dilantik pada 10 Mei, berjanji tidak akan mengkait-kaitkan urusan kemanusiaan dengan situasi politik, dan Seoul membuka pintu untuk memberikan dukungan kepada Korea Utara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan internasionalchinacovid-19Darurat nasionalinfeksiKim Jong-unKorea UtaravaksinWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rektor ITK Datangi MUI Balikpapan, Minta Maaf, Mengaku Tak Berniat Singgung SARA
Tulisan selanjutnya hukum lgbt pakar Mahfud MD Bicara soal Hukum LGBT di Indonesia, Pakar Hukum Beri Sanggahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?