Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Abottabad Tak Percaya Itu Bin Ladin

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 5 Mei 2011 21:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Washington mengatakan bahwa Usamah bin Ladin tinggal selama enam tahun di sebuah rumah di kota Abottabad hingga akhirnya dibunuh pasukan Amerika.

Bagaimana tanggapan penduduk setempat atas pernyataan Wasington itu?

“Mustahil,” kata Zubair Gul, yang tinggal hanya beberapa ratus meter dari rumah yang diserbu pasukan Navy SEAL yang katanya berhasil membunuh Bin Ladin.

Munurut Gul, warga Jerman yang asli orang Peshawar dan beristerikan wanita Jerman, sulit untuk mempercayai bahwa Bin Ladin dibunuh di tempat itu.

“Abbotabad adalah lembah, dan Anda akan langsung mendengar jika ada helikopter yang terbang melintas. Siapa yang percaya bahwa Bin Ladin sedang duduk di dalam rumah dan tidak tahu ada helikopter yang datang?” tegasnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Nazar Abbasi seorang apoteker di Abottabad menyatakan senang mendengar Usamah bin Ladin terbunuh, namun karena tidak ada bukti-bukti yang disodorkan Washington, ia menjadi tidak percaya. Apalagi yang kemudian banyak bermunculan adalah foto-foto palsu.

“Dan ketika saya mendengar bahwa Amerika membuang mayatnya ke laut, saya paham itu semua hanyalah pertunjukan besar,” katanya sebagaimana dilansir Spiegel (05/5).

Banyak orang di Abottabad yan setuju dengan Gul dan Abbasi. Semua itu karena Presiden Obama sedang bertarung agar dipilih kembali menjadi presiden. Dan terutama lagi, Amerika Serikat ingin merusak citra Pakistan.

Warga setempat yakin, mustahil pemerintah mereka tidak tahu jika Usamah bin Ladin tinggal di rumah itu selama bertahun-tahun, dan tidak tahu tentang rencana penyerbuan oleh tentara Amerika.

“Tentara dan intelijen kami tidak sebodoh itu,” kata Maqbul Shah seorang pedagang.

“Sekarang jelas bahwa itu bukan Bin Ladin,” tandasnya.

Mungkin saja benar Bin Ladin. Tapi, mengapa Amerika Serikat sulit sekali untuk membuat cerita yang benar dan pasti. Alih-alih meyakinkan publik bahwa mereka benar-benar membunuh Usamah bin Ladin, Gedung Putih mengeluarkan pernyataan dan keterangan cerita yang simpang-siur, tanpa menunjukkan satu pun bukti yang konkrit.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BINObamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Carter Minta Internasional Dukung Persatuan Palestina
Tulisan selanjutnya Tahanan Penjara Tunisia Melarikan Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?