Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Luncurkan “Kredit Pelajar” Agar Banyak Mahasiswa Indonesia Kuliah di AS

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 26 Mei 2011 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan Gabungan AS-Indonesia bidang Pendidikan Tinggi makin intensif berupaya membangkitkan minat orang Indonesia untuk belajar di Amerika dengan menyediakan beberapa kemudahan, termasuk program kredit pelajar.

Jumlah mahasiswa Tiongkok dan India di AS terus meningkat, sebaliknya jumlah mahasiswa Indonesia terus menurun pasca krisis moneter tahun 1998.

Direktur Eksekutif Dewan Gabungan Amerika-Indonesia bidang Pendidikan Tinggi, David Green, beberapa hari lalu mengatakan tantangan yang masih dihadapi orang-orang Indonesia yang ingin belajar di Amerika adalah biaya pendidikan tinggi yang mahal.

Melalui dewan gabungan bidang kemitraan pendidikan tinggi AS-Indonesia, kedua pihak, kata David Green, menjajaki berbagai cara untuk mengurangi hambatan-hambatan biaya tersebut, di antaranya melalui program beasiswa untuk pelajar-pelajar Indonesia yang berkualitas.

Terobosan terbaru yang sedang dibuat adalah program kredit pelajar, federal student loan, yang akan dapat diakses oleh pelajar asal Indonesia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Green mengatakan, “Dalam kurun 5 tahun, kami akan menyediakan program kredit pelajar independen. Ada ketertarikan dari organisasi-organisasi, terutama bank. Kami sedang menjajaki. Di Indonesia, akan ada program kredit pelajar melalui Sampoerna Foundation, program Access America, yang akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang.”

Menurut Green, tantangan lain yang dihadapi pelajar-pelajar Indonesia adalah memperoleh visa yang sulit pasca serangan terorisme 9/11, persyaratan pendidikan Amerika yang kompetitif, dan kurangnya komunikasi mengenai profil institusi dan beasiswa yang diberikan pihak universitas.

Hambatan-hambatan tersebut telah menyebabkan penurunan jumlah pelajar asal Indonesia yang kuliah di Amerika, dari sebelumnya sekitar 14.000 orang pada 10 tahun lalu menjadi kurang dari 7.000 orang. Selain program beasiswa dan inisiatif kredit pelajar, dewan bidang pendidikan kedua negara juga mendorong partisipasi swasta untuk investasi di bidang pendidikan tinggi melalui program Corporate Social Responsibility, atau CSR.

Sementara itu, Konselor bidang Penerangan KBRI di Washington DC, Heru Hartanto Subolo, mengungkapkan pemerintah Indonesia telah memberikan beasiswa untuk mendorong mahasiswa Indonesia kuliah di kampus-kampus Amerika. Dari tahun 2008 hingga 2010, pemerintah telah menghabiskan 6 juta dolar AS untuk beasiswa belajar di Amerika. Jumlah ini, tegasnya, akan ditingkatkan.

Menurut dia, pengalaman belajar di luar negeri, termasuk di Amerika, berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi era globalisasi.

“Globalisasi adalah proses yang tidak bisa dihindari, jadi kita harus siap untuk menciptakan generasi masa depan. Pendidikan harus menjadikan Indonesia sebagai global citizen yang produktif. Kami optimistis, dengan kemitraan komprehensif dengan Amerika yang dibentuk tahun 2010 di mana pendidikan menjadi salah satu prioritasnya, ini penting untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Heru.

Kemitraan komprehensif Indonesia-Amerika ini telah diluncurkan secara resmi oleh Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Amerika Barack Obama bulan November tahun lalu.

Nah, seharusnya lembaga pendidikan Islam lebih mempermudah pelajar Muslim bermutu memperoleh biasiswa. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mulai Sabtu, Mesir Buka Rafah Secara Permanen
Tulisan selanjutnya Resah Perwira Militer Pakistan Diajarkan “Anti Amerika”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?