Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perkawinan Kehilangan Pesonanya di Filipina

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 16 Juli 2011 22:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perkawinan kehilangan pesonanya di mata banyak orang Filipina, sering dengan semakin bertambahnya orang yang tinggal serumah tanpa ikatan perkawinan. Begitu kata kantor sensus pemerintah setempat, Jum’at (15/7).

Lebih dari 37 persen 1,78 juta juta bayi yang lahir tahun 2008 di negara berpenduduk mayoritas penganut Katolik Roma itu lahir dari ibu yang tidak menikah.

Menurut data sensus pemerintah, angka itu 12,5 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya, atau 2 persen dari jumlah total kelahiran.

Banyak orang Filipina yang menganggap perkawinan sebagai pilihan, dibanding sebagai sebuah syarat untuk membentuk keluarga, kata Nene Baligad, anggota dari sebuah unit di Kantor Statistik Nasional yang bertugas memberi lisensi kepada penghulu pernikahan.

“Sekarang ini, sebagian pasangan tinggal bersama begitu saja, dan hanya akan menikah setelah punya empat atau lima anak,” kata wanita itu kepada AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Anda tidak bisa mengatakan pasti bahwa alasannya hanya untuk kepraktisan, karena Anda tetap bisa menikah dengan biaya murah. Kelihatannya, kami orang Filipina mengikuti apa yang sedang marak (trend).”

Delapan dari sepuluh orang Filipina beragama Katolik, dan Filipina merupakan satu dari tiga negara — selain Malta dan Vatikan — yang masih menganggap perceraian adalah ilegal.

Sebagaimana dilansir AFP, meskipun negara itu banyak penganut Katoliknya, namun semakin banyak pula orang yang menantang kekuasaan yang dimiliki para uskup Katolik, tidak hanya dengan memiliki anak di luar nikah, tapi juga menghindari pernikahan di gereja.

Menurut sensus, pernikahan yang dilakukan di gereja atau oleh petugas pemerintah turun 0,7 persen menjadi 486.514.

Hanya sepertiga pasangan yang menikah dengan upacara Katolik, sementara 4 dari 10 pasangan memilih menikah secara sipil oleh penghulu yang diberi lisensi oleh kantor sensus.

Pasangan asal kota Manila, Alvin Ruiz (24) dan pacarnya Joann Lopez, mengatakan bahwa mereka sudah tinggal serumah tanpa ikatan perkawainan selama empat tahun dan memiliki anak laki-laki berusia 3 tahun.

“Daripada dihabiskan untuk biaya pernikahan, kami menggunakan uangnya untuk membeli susu bayi,” kata Ruiz, yang bekerja sebagai pengumpul minyak jelantah untuk dijadikan bahan bakar kendaraan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filipinakatoliknikahold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokoh Taliban Dihapus dari Daftar Hitam DK-PBB
Tulisan selanjutnya Haniyah: Pergi ke PBB Akan Sia-sia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?