Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rumor Mullah Omar Wafat, Komunikasi Taliban Diretas

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 20 Juli 2011 21:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jurubicara kelompok Taliban Afghanista hari Rabu (20/7) mengatakan bahwa telepon seluler, akun email dan situs website mereka telah diretas dan dipakai untuk mengirimkan pesan palsu kepada media tentang kematian Mullah Omar.

Tokoh penting Taliban dengan ciri cacat di mata kanannya itu merupakan salah satu orang yang paling dicari di dunia, dengan imbalan USD10 juta untuk kepalanya. Dan ini bukan pertama kalinya ia dikabarkan telah meninggal dunia.

“Ini pekerjaan intelijen Amerika dan kami akan balas dendam kepada penyedia jaringan telepon,” kata jurubicara Taliban Zabihullah Mijahid, saat dihubungi Reuters guna verifikasi sebuah kabar dalam pesan singkat.

Taliban akan menyelidiki kasus peretasan itu dan mempertimbangkan mengubah cara mereka menyampaikan kabar; dengan lebih banyak menggunakan website dan bukan SMS. Begitu kata jurubicara kedua Taliban Qari Yousuf.

Berita kematian Mullah Omar disebarkan dari nomor telepon yang digunakan Mujahid dan Yousuf. Bunyinya; “pemimpin spiritual Mullah Omar Mujahid telah wafat’ dan “Semoga Allah memberkati jiwanya.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Yousuf mengatakan, peretasan itu merupakan upaya perang urat syaraf yang dilakukan oleh pasukan pimpinan NATO.

Menurut penulis pakar Taliban asal Pakistan Ahmed Rashid, hal itu bisa jadi merupakan taktik yang dipakai pasukan Barat dalam berperang di Afghanistan, yaitu dengan menyebarkan kabar burung bahwa Mullar Omar wafat.

“Bisa jadi orang Amerika atau CIA yang berada di belakang itu, untuk menimbulkan ketegangan dan perpecahan serta kebingungan, yang kelihatannya sudah terlaksana,” kata Rashid kepada Reuters.

Seorang jurubicara International Security Assistance Force (ISAF) tidak berkenan memberikan komentar atas kasus tersebut.

Menurut Anand Gopal, analis dan wartawan yang banyak menulis tentang Taliban, meskipun jika benar Omar wafat tidak mungkin jurubicaranya bisa mengabarkan kematian itu dengan begitu cepatnya.

“Sebab sedikit sekali orang yang memiliki akses ke Omar (mungkin hanya empat atau lima, menurut perkiraan). Sepertinya sedikit sekali keuntungan bagi Taliban untuk mengumumkan kematian pemimpin mereka, kecuali hal itu benar-benar penting,” jelasnya.

Disamping itu, pesan yang ditulis di website Taliban juga kelihatan mencurigakan, karena mengandung beberapa kesalahan seperti tanggal lahir Omar dan tempat lahirnya, kata Gopal.

“Ini merupakan kesalahan yang bisa dilakukan oleh bukan orang Afghanistan, tapi bagi seorang Afghanistan khususnya orang selatan Afghanistan, tidak akan pernah melakukan (kesalahan itu).”

Mullah Omar diyakini berada di Pakistan, kemungkinan di Quetta. Tapi, baik Pakistan maupun Taliban menyangkal perkiraan itu dan mengatakan bahwa Omar ada di Afghanistan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ustadz Nur Yusuf Lapor ke Komnas HAM
Tulisan selanjutnya Israel Deportasi Penumpang Dignite Al Karama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Berita
22 Juli 2026 10:39
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?