Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jenderal Kristen Libanon Bocorkan Rahasia ke Israel

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 4 September 2011 21:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pengadilan militer Libanon akhirnya menjatuhkan hukuman kepada seorang mantan jenderal angkatan bersenjata yang juga tokoh penting partai Kristen, dengan hukuman dua tahun penjara karena membocorkan rahasia ke Israel. Demikian sumber kehakiman menyebutkan, Sabtu (03/9).

“Jaksa penuntut Fadi Akiki menilai Jenderal Fayez Karam bersalah karena mengontak intelijen musuh [Israel] … memberikan mereka informasi politik,” kata sumber itu.

Kepada AFP sumber kehakiman itu mengatakan, Karam memberikan informasi kepada Israel terutama tentang Hizbullah dan Gerakan Kebebasan Patriotik Kristen.

Karam, yang pingsan saat hakim membacakan putusan, juga dilucuti hak-hak sipilnya.

Meskipun tokoh partai Kristen Libanon itu memberikan informasi politik kepada musuh, namun keputusan hakim tidak menyebutnya bersalah karena melakukan tindakan mata-mata untuk Israel.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Karam ditahan musim panas lalu. Ia menjadi tokoh politik pertama yang ditangkap terkait penyelidikan atas jaringan mata-mata Israel sejak 2009.

Pria berusia 62 tahun itu pernah mengepalai unit antiteror dan kontraintelijen angkatan bersenjata Libanon pada tahun 1980-an. Dia memiliki hubungan dekat dengan pemimpin Patriotik Kristen Michel Aoun

Partai Patriotik Kristen tempat Fayez Karam berkiprah merupakan sekutu politik Hizbullah.

Michel Aoun yang meniti karir di militer hingga pangkat jenderal, sangat anti-Suriah waktu Perang Sipil (1975-1990) berlangsung. Di tahun 2006, setahun setelah kembali dari pengasingannya di Prancis, ia membuat keputusan kontroversial dengan menggandeng kelompok Hizbullah sebagai sekutu dalam dunia politik Libanon.

Lebih dari 100 orang telah ditahan dengan tuduhan melakukan kegiatan mata-mata untuk agen intelijen Israel, Mossad, sejak April 2009. Sebagian di antara para tersangka merupakan anggota pasukan keamanan dan pegawai perusahaan telekomunikasi.

Beberapa di antara mereka telah dihukum mati, termasuk salah satu orang yang dinyatakan bersalah membatu Israel saat perang tahun 2006 dengan Hizbullah.

Jaksa juga menuntut buron Elias Karam, yang diyakini memperkenalkan Fayez Karam kepada para pejabat Israel di Prancis. Dalam sidang in absentia, Elias karam dijatuhi hakim hukuman 10 tahun penjara.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Mempersulit Aborsi
Tulisan selanjutnya Bisnis Gereja Kosong Menguntungkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?