Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bolkestein: Wilders Intelektual Omong Kosong

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 7 September 2011 19:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Kalau Wilders seorang intelektual, Qadhafi juga.” Ucapan itu disampaikan Frits Bolkestein, seorang sepuh VVD, partai beraliran liberal konservatif, yang dijadikan judul berita koran de Volkskrant

Wilder yang dimaksud tak lain adalah politikus Belanda yang dikenal anti Islam, Geert Wilders. Sebelum mendirikan PVV, Partij voor Vrijheid atau Partai untuk Kebebasan, Wilders dulu anggota VVD. Dan atas nama VVD-lah ia menjadi anggota parlemen Belanda, de Tweede Kamer.

Wawancara dengan Bolkestein di de Volksrant itu diselenggarakan dalam rangka ceramah tokoh VVD ini di Amsterdam Selasa (06/09). Tema ceramahnya adalah para politisi intelektual Belanda dalam sejarah dulu dan sekarang. Maka wawancara pun menyinggung soal ini, selain masalah masyarakat multikultural Belanda.

Ucapan-ucapan Bolkestein itu mengawali kritik blak-blakan terhadap Muslim dan Islam. Sebenarnya Geert Wilders diilhami oleh Bolkestein. Tapi Bolkestein justru melihat Wilders sudah melenceng dari pemikirannya. Memang Wilders kadang terlalu kasar mengritik Islam, sehingga ada kesan vulgar.

Ditanya apakah Geert Wilders bisa digolongkan politisi intelektual, Bolkestein menjawab, Wilders setidaknya tertarik dengan gagasan dan komunikasi abstrak. Tapi ia menambahkan, kalau Wilders bisa dianggap intelektual, maka Qadhafi juga seorang intelektual. Bukankah Qadhafi berhasil menyusun “Buku Hijau” yang berisi gagasan-gagasan, tapi semuanya omong kosong.” Demikian Bolkestein dalam wawancara di de Volkskrant.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak kedatangan migran non-Barat dan terutama Muslim, sekitar 40 puluh tahun lalu, Belanda mulai disebut negara multibudaya. Sejak itu Belanda tidak lagi menjadi negara yang belandas pada budaya Kristen dan Yahudi. Tapi sekitar tiga puluh tahun kemudian, diskusi mengenai integrasi migran non Barat terutama Muslim, mulai berlangsung sengit.

Menurut Bolkestein yang merupakan mantan komisari Eropa itu, seorang migran tidak otomatis bermanfaat bagi Belanda. Ia juga menentang paham relativisme budaya seperti yang digandrungi kelompok kiri.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratko Mladic Digaji Serbia
Tulisan selanjutnya Menopause Bukan Penyebab Serangan Jantung

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?