Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pangeran Naif Menjadi Pangeran Mahkota Saudi

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 28 Oktober 2011 09:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Abdullah menunjuk Pangeran Naif menjadi pangeran mahkota Arab Saudi dan deputi perdana menteri, demikian disebutkan dalam pernyataan keluarga Kerajaan Saudi, Kamis malam, yang dilansir Arab News.

Pangeran Naif sebelumnya menjabat deputi kedua perdana menteri dan mentari dalam negeri. Dia akan tetap menjabat menteri dalam negeri sampai ada orang yang menggantikan posisinya.

Pangeran Naif, yang telah menjabat deputi kedua perdana menteri sejak 2009, dilahirkan di Taif pada tahun 1933. Ia merupakan putra ke-23 dari pendiri Kerajaan Arab Saudi, Raja Abdul Aziz. Pangeran Naif dididik di sekolah para pangeran, disamping mendapatkan pengajaran langsung dari ayahnya dan juga sejumlah ulama terkemuka.

Pangeran Naif memulai karir politiknya sebagai deputi gubernur Riyadh dan kemudian menjadi gubernur wilayah itu selama Raja Abdul Aziz masih hidup.

Raja Faisal menunjuk Pangeran Naif menjadi deputi menteri dalam negeri pada tahun 1970. Empat tahun kemudian, ia menjadi deputi menteri dalam negeri dengan pangkat setingkat menteri. Raja Khalid lalu menunjuknya menjadi menteri negara untuk urusan dalam negeri pada tahun 1975 dan pada tahun yang sama diangkat menjadi menteri dalam negeri. Posisi terakhir itu masih ia jabat sampai diangkat menjadi pangeran mahkota dan deputi perdana menteri pada hari Jum’at (28/10/2011).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pangeran Naif menjadi pangeran mahkota menggantikan Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, yang wafat pada Sabtu malam (22/10/2011) di Amerika Serikat karena sakit dan dimakamkan pada hari Selasa di pemakaman Al-Oud (25/10/2011).

Pangeran Naif menggambarkan Pangeran Sultan sebagai seorang saudara laki-laki yang penyayang dan pemimpin yang hebat.

“Dia tempat kami berlindung pada masa-masa sulit,” kata Pangeran Naif, yang dinilai oleh sejumlah kalangan di Barat sebagai seorang Muslim dengan pemikiran lebih konservatif dibanding Raja Abdullah dan Pangeran Sultan.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Beri Selamat Saudi Batalkan Tender Alstom
Tulisan selanjutnya 1,14 Juta Jemaah Haji dari Berbagai Negara Telah Tiba di Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?