Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran: Kedutaan Virtual AS untuk Rekrut Mata-Mata

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 12 Desember 2011 16:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Intelijen Iran Heidar Moslehi mengatakan hari Ahad bahwa peluncuran kedutaan virtual Amerika Serikat untuk Iran merupakan perangkap merekrut mata-mata, lapor Press TV dikutip oleh Xinhua (12/12/2011).

“Mereka yang mungkin tertipu oleh website kedutaan virtual ini harus diperingatkan bahwa (inisiatif) ini merupakan bentuk umpan guna menjebak mereka menjadi mata-mata,” kata Moslehi.

Moslehi mengatakan, website itu berfungsi sama seperti Kedutaan AS di Iran dulu, seraya menambahkan bahwa sebuah kedutaan hanya bisa didirikan dengan persetujuan dari kedua negara terkait.

Pembukaan sebuah kedutaan memiliki beberapa tahap, dan apa yang dibuat Amerika Serikat sebagai kedutaan virtual adalah tidak valid, kata Moslehi.

Pada bulan Oktober lalu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan bahwa Amerika Serikat berencana meluncurkan kedutaan virtual untuk Iran pada akhir tahun ini. Di mana kedutaan virtual itu akan memberikan akses secara online untuk mendapatkan visa AS dan informasi pendidikan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hari Selasa pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS membuka kedutaan virtual itu, sebuah alat berbasis web yang digambarkan Clinton sebagai “platform bagi kami untuk saling berkomunikasi satu sama lain –secara terbuka tanpa rasa takut– mengenai Amerika Serikat, tentang kebijakan-kebijakan kami, budaya kami dan orang Amerika.”

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparasat mengatakan hari Rabu bahwa peluncuran keduataan virtual itu menunjukkan pengakuan AS atas kesalahan pengambilan keputusan tiga puluh tahun lalu, yang mengakhiri hubungan diplomatik dengan Iran.

Media lokal Iran melaporkan, pada hari Rabu (07/12/2011) pemerintah Teheran segera memblokir website kedutaan virtual itu, setelah dinyatakan resmi beroperasi pada hari Selasa.

Gedung putih mengecam pemblokiran tersebut.

Amerika Serikat memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran pada tahun 1980, setelah sekelompok mahasiswa Iran mengepung Kedutaan AS dan menangkap sekitar 60 diplomat AS pada tahun 1979, di mana 52 orang di antaranya ditawan selama 444 hari.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sebut Palestina Bangsa Buatan, Gingrich Dikecam
Tulisan selanjutnya Rumania Sangkal Keberadaan Penjara Rahasia CIA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?