Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Sebut Palestina Bangsa Buatan, Gingrich Dikecam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 Desember 2011 13:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat senior Liga Arab mengutuk pernyataan kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Newt Gingrich yang menyebut Palestina adalah bangsa buatan. Ia menilai pernyataan itu rasis dan merupakan upaya murahan untuk mendapat dukungan.

Gingrich juga menyebut Palestina sebagai kelompok teroris. Pernyataan itu menyinggung bangsa Palestina yang tengah berusaha mendapatkan pengakuan kedaulatan.

“Jika seorang pejabat Arab atau Palestina mengeluarkan pernyataan rasis seperti yang dilakukan kandidat presiden asal AS tersebut, dunia pasti akan murka,” kecam Mohammed Sobeith, pejabat Liga Arab yang bertanggung jawab atas urusan Palestina sebagaimana dikutip heraldonline.com.

Dia menambahkan komentar Gingrich tersebut sebagai aksi yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya.

“Jika pernyataan itu dilakukan untuk mendapatkan kepentingan politik maka hal itu adalah sebuah bencana. Namun, saya melihat pernyataan itu adalah cara murahan untuk mendapatkan tambahan suara. Dia menjual kepentingan AS di dunia internasional demi meraup suara. Menyedihkan!” seru Sobeith.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Atas pernyataannya ini, Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad dilaporkan telah mendesak calon kuat presiden Amerika, Newt Gingrich, untuk minta maaf atas komentarnya terkait keberadaan Palestina.

Dalam wawancara dengan saluran Yahudi sebuah stasiun televisi kabel Amerika hari Jum’at, dikutip Voice of America (VoA), Newt Gingrich mengatakan, menurut sejarah tidak pernah ada negara Palestina. Palestina merupakan bagian dari Kekaisaran Ottoman. Ia menambahkan orang Palestina, pada kenyataannya adalah orang Arab, yang secara historis merupakan bagian dari komunitas Arab.

Para pejabat menggambarkan pernyataan itu sebagai hal tercela dan rasis. Perdana Menteri Palestina Salam Fayyad yang menyebut pernyataan itu murahan dan memalukan, dilaporkan telah mendesak calon kuat presiden Amerika itu untuk minta maaf.

Ketua Tim Negosiasi Palestina Saeb Erekat menuduh Newt Gingrich menyangkal keberadaan rakyat Palestina, sementara juru bicara Hamas Fawzi Barhoum mengatakan komentar itu menunjukkan desakan pemusnahan etnis bangsa Palestina.

Pro Israel

Newt Gingrich, mantan ketua DPR yang dikenal sebagai anggota AIPAC, lobi kuat Israel di AS.

Suatu saat, di Washington, ketika Barrack Obama meminta Israel untuk menghentikan proyek permukiman Zionis dan kembali ke meja perundingan dengan Palestina dan menerima perbatasan tahun 1967, para pejabat Zionis geram termasuk Mitt Romney, mantan gubernur Massachusetts dari kubu Republik  dan Newt Gingrich.

Ginrich bahkan mengatakan, “Ini adalah pidato Presiden AS yang paling membahayakan eksistensi Israel.”
 
Sebelum ini, dalam sebuah pernyataannya pada penonton pada salah satu program televisi, bahwa kaum Muslim ketika mereka bangun di pagi hari, maka yang mereka pikirkan tidak ada lain, selain membunuh orang-orang kafir.

Atas musibah ini, para pejabat Palestina mengatakan Newt Gingrich menunjukkan kepada dunia bahwa ia tidak tepat menjadi presiden Amerika.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Super Search Engine
Tulisan selanjutnya Iran: Kedutaan Virtual AS untuk Rekrut Mata-Mata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Berita
21 Juli 2026 06:30
Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?