Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditangkap, Misionaris Korea Selatan Akui “Sebarkan Agama” di Korut

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2014 11:24 11:24 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2014 11:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pernyataan Kim Jung-wook, 50, disampaikan dalam konferensi pers yang terkesan sangat diatur dengan seksama di Pyongyang.

“Saya berpikir menjadikan Korea Utara sebagai negara agama, menghancurkan pemerintah yang sedang berkuasa dan menghancurkan sistem politik,” katanya dalam konferensi pers hari Kamis, (27/02/2014) dikutip BBC.

Kim mengatakan ia masuk ke wilayah Korea Utara dari China Oktober lalu dengan membawa materi-materi penyebaran agama dan ditangkap pihak berwenang Korea Utara sehari setelahnya.

Para pendukungnya di Korea Selatan mengatakan Kim sebelumnya bekerja selama bertahun-tahun menangani pengungsi Korea Utara di China. Mereka menolak dugaan Kim adalah seorang mata-mata.

Aktivitas yang berkaitan dengan agama dibatasi di Korea Utara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah misionaris ditangkap dalam berbagai kesempatan sebelumnya, termasuk John Short, 75, seorang misionaris Australia yang ditangkap di Pyongyang pekan lalu.

Misionaris Australia

John Short, seorang misionaris Australia, ditangkap di Korea Utara setelah ia meninggalkan sebuah pamflet yang mempromosikan agama Kristen di sebuah kuil Budha, demikian diceritakan teman seperjalanannya dari China pada Kamis.

Menurut cerita Karen, istri John, misionaris berusia 75 tahun itu ditangkap oleh polisi Korea Utara pada Senin (17/02/2014) di hotel tempat ia tinggal selama berada di Pyongyang, dua hari setelah tiba dari Beijing sebagai bagian dari tur kelompok kecilnya ke Asia. Karen mengatakan nasib suaminya sekarang berada di tangan Tuhan.

John ditahan karena diduga mendistribusikan pamflet ajaran agama Kristen berbahasa Korea di sebuah kuil dan mencoba mempengaruhi kepercayaan penduduk sekitar, dimana hal itu dinilai ilegal di Korea Utara, negara yang memandang misionaris asing sebagai orang durhaka yang berniat mengobarkan kerusuhan.

ABC Australia melaporkan bahwa John sedang dalam perjalanan bersama seorang warga China beragama Kristen, Wang Chong, yang sekarang telah kembali ke Beijing. Wang mengatakan John meninggalkan sebuah pamflet yang mempromosikan agama Kristen di sebuah kuil Budha di Korea Utara.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jurnalis Indonesia tuntut Mesir Bebaskan Wartawan
Tulisan selanjutnya Dianggap Advokat Magang, Kuasa Hukum Tergugat II Intervensi Ditolak Hakim.

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?