Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Univ. King Saud akan Melatih Ribuan Yatim Yaman

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 17 Februari 2012 18:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Universitas Raja Saud (KSU) meluncurkan program bantuan bagi ribuan yatim-piatu di Yaman, yang kondisi sosial dan keuangannya memburuk sejak negara itu dilanda demonstrasi rakyat menentang pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh.

“Pihak universitas telah mengumumkan rencana melatih pemuda yatim dalam beternak lebah dan produksi madu,” kata Hamid Ziad, ketua Yayasan Pembangunan Yatim Yaman yang sedang berkunjung ke Arab Saudi bersama rombongannya, kutip Arab News (17/02/2012).

Menurut Ziad, delegasinya bertemu dengan pihak fakultas yang melaksanakan penelitian tentang lebah di KSU, guna membahas program pengembangan keterampilan bagi lebih dari 14.000 anak yatim Yaman di bawah usia 16 tahun.

Masih menurut Ziad, Kerajaan Saudi dan lembaga-lembaganya telah memberikan berbagai bantuan politis dan finansial kepada Yaman, sejak awal terjadinya ketegangan di negaranya. Banyak organisasi bantuan dan amal Saudi serta negara Arab lainnya datang menolong anak yatim di Yaman yang berjumlah lebih dari 400.000.

Mendiang Pangeran Mahkota Sultan pernah membiayai pernikahan 3.200 anak yatim di Yaman, di mana ketika itu disebut sebagai pernikahan massal terbesar tahun 2010 di kawasan Arab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Acara itu unik dan belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Ziad, yang bersama organisasi amalnya menjadi salah satu penyelenggara acara nikah massal itu.

Sementara itu, Ahmad Al Kazim dari lembaga penelitian lebah KSU, mengatakan bahwa pihaknya akan mengajarkan keterampilan beternak lebah.

Al Kazim mengatakan, sebelumnya mereka telah melatih keluarga-keluarga dhuafa di Arab Saudi dari distrik Qelwah, Provinsi Baha. Menurut Al Kazim, kondisi iklim di Yaman kondusif untuk mengembangkan usaha peternakan lebah.

Ia sangat menyambut baik keinginan organisasi amal Yaman untuk bekerjasama dengan institusinya, seraya menekankan bahwa beternak lebah merupakan upaya potensial untuk mengangkat individu dan keluarga miskin dari kesulitan ekonomi.

Di samping madu, lebah menghasilkan berbagai macam produk yang bisa diolah lebih lanjut, seperti lilin, polen, racun lebah dan lem lebah, papar Al Kazim.

Dalam kunjungannya ke Saudi, rombongan dari Yaman itu diajak berkeliling mengunjungi berbagai peralatan dan fasilitas yang dimiliki lembaga penelitian lebah KSU. Kesepakatan kerjasama di antara kedua lembaga ditandatangani sebelum delegasi Yaman meninggalkan Saudi. Kesepakatan itu antara lain menegaskan peran lembaga penelitian lebah KSU dalam program tersebut, yaitu memberikan pelatihan, rehabilitasi dan mengawasi anak-anak yatim pseserta pelatihan di Saudi dan Yaman.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya API Bandung Beri Dukungan pada FPI
Tulisan selanjutnya Tokoh Waria dan Homo Lolos Calon Anggota Komnas HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

Berita
3 September 2026 19:56
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?