Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Obama Sampaikan Maaf pada Rakyat Afghanistan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Februari 2012 23:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Barack Obama meminta maaf kepada rakyat Afghanistan sehubungan dengan pembakaran Quran oleh pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara militer AS di Bagram.

Obama meminta maaf sehubungan dengan pembakaran al-Quran oleh pasukan Amerika Serikat di pangkalan udara militer AS di Bagram. Dalam surat kepada Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, Obama mengungkapkan penyesalan dan mengatakan insiden tersebut sebagai kekeliruan semata.

“Saya menyampaikan simpati mendalam dan meminta Anda serta rakyat menerima permintaan maaf saya yang dalam,” ujar nya dikutip BBC, Kamis (23/02/2012).

Surat permintaan maaf Obama yang disampaikan melalui Duta Besar Amerika Serikat di Afghanistan itu juga memastikan penyelidikan atas aparat yang terlibat dalam pembakaran al-Quran.

“Kesalahan itu tidak disengaja: saya menjamin Anda bahwa kami akan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah agar hal itu tidak terulang kembali, termasuk menyelidiki mereka yang bertanggung jawab.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Taliban

Hari ini, Kamis 23 Februari, unjuk rasa untuk mengungkapkan kemarahan atas pembakaran al-Quran masih terus berlangsung di beberapa kota di Afghanistan utara dan timur.

Dua tentara Amerika Serikat dan dua tentara Afghanistan tewas dalam serangan atas pangkalan udara di Bagram. Di tempat lainnya, tiga orang tewas.

Rabu kemarin sedikitnya tujuh orang tewas dan belasan lainnya terluka dalam aksi unjuk rasa yang diwarnai dengan kekerasan.

Di hadapan anggota parlemen, Presiden Karzai mengatakan bahwa seorang pejabat Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas pembakaran al-Quran. Namun dia menambahkan hal itu dilakukan karena ketidaktahuan.

Sementara Taliban sudah menyerukan pembunuhan dan pemukulan semua pasukan penjajah sebagai balas dendam atas pelecehan al-Quran.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara Taliban juga meminta agar warga Afghanistan tidak berhenti melakukan unjuk rasa terhadap pangkalan maupun aparat militer asing untuk memberi pelajaran agar mereka tidak pernah berani lagi menghina kitab suci al-Quran.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media IslamNATOold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU Gelar MTQ Tingkat ASEAN
Tulisan selanjutnya Markas Militer AS Diserbu, Dua Tentara Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?