Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Negara Arab Banyak Juga Wanita Bekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Maret 2012 11:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Percaya atau tidak,  jumlah pengangguran di Libya ternyata lebih banyak pria dibanding wanita. Sementara di negara Arab lainnya, tidak sedikit wanita yang bekerja.

Berdasarkan laporan Liga Arab, Libya adalah satu-satunya negara Arab di mana  angka pengangguran pria lebih tinggi dibanding wanita, lansir Al Arabiya (18/03/2012).

Pengangguran pria Libya mencapai angka 21 persen, sementara penngangguran wanita hanya 18 persen.

Di Arab Saudi sekitar 15 persen wanitanya pengangguran, sementara pria Saudi yang pengangguran hanya sekitar 4 persen.

Di Uni Emirat Arab pengangguran pria lebih kecil lagi, angkanya mencapai 2,4 persen. Sedangkan wanita Emirat yang menganggur  jumlahnya mencapai 10,8 persen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di negara Qatar yang kaya gas alam, angka pengangguran pria dan wanitanya sangat kecil. Wanita Qatar yang tidak memiliki pekerjaan hanya 1,9 persen dan prianya hanya 0,1 persen.

Di Kuwait angkanya juga tidak terlalu tinggi. Pengangguran wanita di negara mungil itu hanya 3,1 persen dan cuma 0,8 persen pria Kuwait yang tidak memiliki pekerjaan.

Mauritania adalah negara Arab yang paling tinggi angka penganggurannya. Angka pengangguran wanita mencapai 44 persen dan pengangguran pria 23,9 persen.

Di Yaman perbedaannya cukup mencolok, dengan pengangguran wanita mencapai 40,9 persen dan pengangguran pria 11,5 persen.

Di Palestina pengangguran wanita meyentuh angka 32,6 persen dan pria 25,4 persen.

Di Yordania, 24,1 persen wanita belum memiliki pekerjaan dan 10,3 persen prianya juga masih menganggur.

Laporan Liga Arab tersebut berdasarkan data yang dikumpulkan hingga akhir 2010.

Berdasarkan hasil kajian terbaru Dana Moneter Arab (AMF), salah satu lembaga afiliasi Liga Arab yang berpusat di Abu Dhabi, negara-negara di kawasan itu perlu menciptakan sedikitnya 40 juta lapangan pekerjaan sebelum 2020 untuk mengatasi pengangguran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafy Menuntut Al-Quran Jadi UUD
Tulisan selanjutnya Israel akan Bangun 187.000 Apartemen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?