Hidayatullah.com—Pelatihan kaligrafi di Festival Musim Panas Aramco di Jeddah mendapat perhatian besar dari pengunjung. Pelatihan itu dibimbing oleh dua seniman kaligrafi ternama Saudi sampai tanggal 18 Juli mendatang.
“Kami ingin menarik kembali para pemuda Muslim kepada warisan budaya mereka, kesenian mereka, sebagai jalan untuk menunjukkan seni dan budaya Islam,” kata Ibrahim Ali Al Arrafy, seorang kaligrafer ternama, dikutip Arab News (9/7/2012).
“Ini berasal dari al-Qur`an dan sudah ada sejak lebih dari 1.400 tahun,” imbuhnya. “Kami ingin dunia mengetahuinya dan pada saat yang sama kami ingin generasi muda tidak melupakan warisan budaya mereka.”
Al Arrafy memberikan pelatihan dalam festival yang digelar Aramco, perusahaan minyak negara Saudi, bersama Saud Khan yang juga kaligrafer terkenal.
“Kaligrafi dapat dilihat di Kiswah (penutup Ka’bah), di dinding-dinding masjid, di langit-langit bangunan arsitektur Islam dan berbagai bangunan di seluruh dunia. Kami ingin agar pemuda kita dan generasi baru mempelajarinya dan mencintainya,” papar Al Arrafy.
Pelatihan itu ditujukan bagi para pelajar semua umur. Mereka diajarkan tentang perbedaan-perbedaan kaligrafi Arab.
“Setiap hari kami menerima lebih dari 100 siswa. Meja-mejanya selalu penuh. Kami mengajari mereka tujuh jenis kaligrafi Arab,” jelasnya.
Pelatihan itu hanya berlangsung selama satu bulan. Setelah itu Al Arrafy akan mengajar para siswa di akademi sukarela di Dallah selama satu tahun penuh, kecuali selama Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha.
Asma Chaudry, salah satu supervisor dalam pelatihan itu mengatakan, para siswa mendapatkan video tutorial tentang kaligrafi Arab dan di akhir program peserta mendapatkan hadiah buku berjudul “Mashq” yang ditulis Al Arrafy. Buku itu menjelaskan tentang berbagai macam tulisan kaligrafi dengan gambar penuh warna.*