Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tokoh Salafi Lulusan Al Azhar Dicalonkan Jadi Menteri Waqaf

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2012 09:46
Bagikan
Khairat Al Syatir (kiri) dan Muhammad Yusri Ibrahim (kanan).
Bagikan

Hidayatullah.com—Muhammad Yusri Ibrahim, salah seorang tokoh Salafi Mesir, dicalonkan menjadi menteri urusan waqaf. Pencalonan yang mendapatkan tentangan dari sejumlah pihak, terutama kelompok liberal dan sufi.

Dilansir Al Ahram (28/7/2012), pada hari Jumat Muhammad Ibrahim mengungkapkan lewat akun Twitter-nya bahwa ia menerima pencalonan sebagai menteri waqaf, menyusul pertemuan dengan Perdana Menteri Hisham Qandil.

Ibrahim adalah sekretaris jenderal dari Otoritas Hukum untuk Hak dan Reformasi, sebuah lembaga yang anggotanya terdiri dari sejumlah tokoh Salafi dan juga Al Ikhwan Al Muslimun, termasuk pimpinan Al Ikhwan Mesir Khairat Al Syatir.

Al Ikhwan mendukung Ibrahim saat pemilihan parlemen melawan mantan perdana menteri Mustafa Al Naggar.

Jabatan menteri waqaf berwenang untuk mengatur masalah terkait masjid dan lisensi dakwah bagi para dai.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak semua kelompok senang atas pencalonan lulusan PhD Al Azhar itu sebagai menteri waqaf.

Kelompok Sufi dan liberal menuding Ibrahim akan menerapkan ‘wahhabisme’ di Mesir.

Tokoh liberal Mesir Ibrahim Al Hudaibi lewat akun Facebook-nya menuduh Ibrahim dicalonkan sebagai menteri waqaf karena kedekatannya dengan Khairat Al Syatir. Tuduhan yang kemudian dibantah oleh Ibrahim.

Al Hudaibi juga menuduh Ibrahim sengaja berpakaian seperti para ulama Al Azhar agar disangka orang beraliran moderat, padahal ia memegang ‘ideologi Salafi’.

Mantan perdana menteri Muhammad Abu hamid, yang terkenal dengan sikapnya yang sangat anti-Islam, mengatakan pencalonan Ibrahim sebagai menteri waqaf membuktikan bahwa Al Ikhwan berideologi sama seperti Salafi yang menganut ‘wahhabisme’.

Agak berbeda dengan kelompok Sufi dan liberal, Mustafa Al Naggar yang mengalahkan Ibrahim dalam pemilihan parlemen –yang kini dibubarkan mahkamah– memberikan ucapan selamat kepada Ibrahim atas pencalonannya sebagai menteri waqaf. Ucapan selamat itu disampaikan Al Naggar lewat Twitter.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IbrahimMesirold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Video: “Rakyat Kami Membusuk, Anak Kami Kelaparan”
Tulisan selanjutnya Ebola Merebak di Uganda, 13 Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?