Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sikap Simpatik Menlu, Istri PM Turki dan Putrinya Lihat Muslim Myanmar

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 10 Agustus 2012 15:57
Bagikan
Menlu juga menyerahkannya bantuan pada 50 ribu Muslim dan 20 ribu umat Buddha yang mengungsi
Bagikan

Hidayatullah.com—Biasanya, para pejabat kalau mengajak keluarganya ke luar negeri dengan tujuan untuk hiburan atau bersenang-senang. Tapi berbeda dengan yang dilakukan  Menteri  Luar Negeri (Menlu) mereka mengajak beberapa anggota keluarganya untuk mengamati langsung kondisi etnis Muslim Myanmar, diikuti istri Perdana Menteri Turki.

Sikap simpati dilakukan Ahmet Davutoglu, Menlu Turki pada Hari Rabu (08/08/2012) meninggalkan negaranya guna mengamati langsung situasi di Myanmar dan mengecek kebenaran informasi yang telah ia dapat. Ia mengungkapkan bahwa Turki telah menerima informasi yang saling bertentangan mengenai kekerasan agama yang mematikan di Myanmar.

“Pemerintah di Myanmar mengatakan, yang meninggal sekitar seratus tetapi para pemimpin Muslim di Rakhine saat kita hubungi mengatakan bahwa yang meninggal sudah mencapai ribuan,” kata Davutoglu kepada wartawan di Ankara sebelum keberangkatannya.

Sebelum berangkat, Davutoglu telah membawa obat-obatan dan sumbangan yang dikumpulkan oleh Bulan Sabit Merah Turki untuk menyerahkannya kepada lebih dari sekitar 50.000 Muslim dan 20.000 umat Buddha yang telah mengungsi dari rumah mereka karena konflik.

Istri PM

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah surat kabar setempat melaporkan, untuk meningkatkan kesadaran akan penderitaan Muslim di Myanmar, Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan dan anak perempuannya akan menemani Davutoglu.

Tetapi sumber dari Hurriyet Daily melaporkan, istri Erdogan, Emine Erdogan dan putrinya Sumeyye Erdogan yang menemani Davutoglu ke Myanmar, selain istri Davutoglu, Sare Davutoglu.

Pemerintah Myanmar pada umumnya memungkinkan bantuan kemanusiaan hanya boleh melalui organisasi PBB.

Tapi Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa mengatakan Myanmar sedang mempertimbangkan proposal Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Sekretaris Jenderal untuk menilai peristiwa seputar kelompok etnis Muslim Rohingya di Rakhine.

Namun menurut Hurriyet Daily, beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat, telah membawa pasokan ke wilayah tersebut, tetapi sebagian besar bantuan itu sedang diadakan di luar negara menunggu izin dari pemerintah Myanmar untuk mengirimkannya, demikian seperti yang dikutip dari alarabiya.net, Kamis (09/09/2012).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir akan Menghancurkan Terowongan Gaza
Tulisan selanjutnya Diingatkan Menyimpang, Pasangan Gay Malaysia tetap “Menikah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
9 September 2026 12:07
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Terbaru

  • Teror Bandit Merebak di Nigeria, Enam Imam Diculik
  • 900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
  • Maladewa Peringati 900 Tahun Memeluk Islam
  • Anwar Ibrahim Serukan BRICS untuk Tolak Penjajahan dan Terorisme ‘Israel’
  • Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI
  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?