Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Google Tolak Permintaan Washington Tarik Film Anti Islam

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 15 September 2012 10:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Google Inc hari Jumat (14/9/2012) menolak permintaan Gedung Putih untuk mempertimbangkan keputusannya mempertahankan keberadaan klip film penghinaan atas Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam di situs berbagi video, YouTube.

Google, yang menguasai YouTube, mengatakan telah memblokir video itu di India dan Indonesia, setelah pada hari Rabu memblokirnya di Mesir dan Libya, di mana kedutaan besar Amerika Serikat kedatangan para demonstran yang mengecam film “Innocence of Muslim”.

Google berdalih, kebijakan pembatasan video di YouTube didasarkan pada hukum yang berlaku di negara bersangkutan (negara setempat) dan bukan pada tekanan politik.

“Prinsip ini selalu diterapkan sejak kami tetapkan pada tahun 2007,” kata perusahaan itu, dilkutip Reuters.

Sebelumnya pada hari Jumat yang sama, pejabat Gedung Putih meminta Google meninjau kembali apakah video klip film tersebut telah melanggar persyaratan layanan yang ditetapkan YouTube.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Google pada hari Rabu mengatakan bahwa video klip itu tidak melanggaran aturan yang dibuatnya..

Pihak berwenang AS mengatakan bahwa mereka sedang memeriksa apakah produser film itu, Nakoula Basseley Nakoula warga Kristen Koptik berusia 55 tahun yang tinggal di Southern California, melanggar syarat pembebasannya dari hukuman penjara atas kasus penipuan perbankan pada tahun 2010.

Setelah mengalami serentetan demonstrasi di kedutaannya di berbagai negara, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton bersuara mengecam film tersebut, dengan mengatakannya sebagai “film yang menjijikkan.” Dan Clinton mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan pembuatan film “Innocence of Muslim”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikagoogleMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Salafy Mesir Berencana Buat Dokumenter Nabi Muhammad
Tulisan selanjutnya Semangka Pelenyap Kesombongan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?