Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejuta Yahudi Hengkang dari Israel Menuju AS dan Eropa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 September 2012 08:03
Bagikan
Yahudi dengan Israel adalah hubungan yang lemah
Bagikan

Hidayatullah.com–Sebuah laporan yang dibuat dalam rangka Tahun Baru Yahudi yang diungkap oleh TV Israel menyebutkan,  2500 warga Israel telah hengkang setiap tahunnya ke Kanada.

Mereka juga negara negeri itu untuk tinggal di AS, Inggris, Australia dan Jerman pada tahun 2011. Angka tersebut diungkapkan oleh peneliti Michel Sharon baru-baru ini. Menurut peneliti, mereka memilih meninggalkan Israel guna mencari kehidupan yang lebih sejahtera di negara barunya.

Dalam sejumlah pertemuan dengan warga Yahudi yang meninggalkan Israel, mereka menegaskan, hidup di tempat baru, seperti di Kanada lebih baik dibanding hidup di negara Israel.  Hal itu terkait dengan situasi negeri kaum Yahudi itu yang terus konflik, pembunuhan dan instabilitas yang di terjadi di negara Israel.

Fenomenya ini sangat merisaukan otoritas Yahudi Israel.Harian Maariv Israel, dikutip middleeastmonitor.com menegaskan Menurut surat kabar Israel Maariv, Israel telah kehilangan banyak penduduk yang memilih eksodus dari wilayah tersebut. Biro Pusat Statistik Israel mengatakan bahwa jumlah orang migrasi ke Israel pada tahun 2010 hanya 18.129, terendah sejak tahun 1988.

Rincian statistik migrasi Israel dimuat dalam program televisi Israel, Channel 2 belum lama ini.  Sekitar 2.500 warga Israel bermigrasi ke Kanada setiap tahun, salah satu alasan yang diberikan adalah bahwa tidak ada pembicaraan tentang kematian dan kehancuran di sana. Selain itu, hidup di Kanada jauh lebih damai. Fenomena ini menyebabkan pemerintah Israel dilanda kekhawatiran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut surat kabar Israel Maariv,  mengutip Biro Pusat Statistik Israel mengatakan bahwa jumlah migran ke Israel pada tahun 2010 hanya 18.129, yang terendah sejak tahun 1988.

Maariv juga melaporkan bahwa 70 persen Yahudi Amerika belum pernah ke Israel dan berniat tidak akan mengunjungi negara itu meski diberikan sejumlah besar uang pajak pihak pemerintah AS. Lebih dari 50 persen orang-orang Yahudi yang menikah dengan non-Yahudi dan 50 persen tidak peduli jika Israel kehilangan eksistentsinya. Untuk alasan ini, pemerintah Israel sedang mempersiapkan sebuah inisiatif baru bertujuan memperkuat hubungan orang Yahudi di seluruh dunia dengan Israel.

Menurut Maariv, dari 87 persen muda Yahudi dari negara-negara bekas Uni Soviet yang ingin bermigrasi, hanya 36 persen bersedia pergi ke Israel. 38% melihat Israel sebagai tanah yang dijanjikan. Surat kabar itu juga mengatakan bila orang-orang Yahudi dari Eropa Timur tidak lagi dianggap sebagai imigran potensial oleh pihal Israel. Warga Yahudi AS.

Maariv juga menegaskan bahwa daya tarik migrasi ke Israel semakin rapuh sebab Amerika Serikat sudah tidak lagi diharapkan untuk mengisi kesenjangan migrasi besar-besaran. Hanya 2600 Yahudi eksodus dari Amerika tahun 2007, hal yang sama terjadi di negara-negara Barat. Bahkan Yahudi Uni Soviet (dulu) yang menilainya sebagai energi besar bagi penguatan demografi saat ini sudah tidak diandalkan lagi. Apalagi lebih dari 100 persen eksodus dari Rusia ke Israel berasal dari Kristen.

Salah satu faktor fenomena ini adalah membaiknya ekonomi di negara tempat sasaran imigrasi dan hubungan Yahudi dengan Israel adalah hubungan yang lemah. Harian ini menegaskan bahwa Israel tidak akan bisa mendorong imigrasi Yahudi ke sana sebab Israel masih tetap dianggap sebagai negara berbahaya untuk hidup di sana.

Sebelumnya, Israel masih dianggap sebagai jaminan keselamatan kaum Yahudi. Namun saat ini,  sebagian besar Yahudi di Amerika menilai bahwa mereka bukan hanya butuh dukungan politik dan dana serta mental namun membutuhkan tempat aman jika terjadi peperangan. 

Mengomentari hal ini, seorang ahli geografi Israel, Arnon Sofer mengatakan, 
Para ahli masalah air dan kependudukan di Universitas Haifa mengatakan bahwa jumlah orang Arab di Galilee mencapai 640.000 sedangkan orang Yahudi Galilee hanya 570.000 orang. Dia menyarankan perlunya sebuah proyek migrasi Yahudi yang dibiayai oleh pemerintah guna mengubah kependudukan untuk mendukung yahudisasi.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaisraelold migrateyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Makin Banyak Warga Amerika Tak Percaya Media Massa
Tulisan selanjutnya Selamat Tinggal Facebook, Selamat Datang Google Plus!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz

Berita
11 Juni 2026 18:23
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?