Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama Pakistan Pimpin Pawai Anti-Korupsi

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 14 Januari 2013 11:06 11:06 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 Januari 2013 11:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang ulama ternama Pakistan dan ribuan pengikutnya dijadwalkan tiba di Islamabad Senin (14/01/2013) sebagai bagian dari “aksi berjalan kaki” menentang korupsi.

Tahirul Qadri, seorang ulama yang kembali ke Pakistan dari Kanada bulan lalu, memimpin seruan untuk reformasi elektoral.

Ia meninggalkan kota Lahore hari Minggu dengan ribuan pengikutnya dengan tujuan mengumpulkan dukungan menuju ibukota.

Pakistan akan melaksanakan pemilihan umum dalam waktu beberapa bulan.

Berbicara pada wartawan sebelum unjuk rasa dimulai, Qadri mengatakan ia ingin adanya mekanisme untuk mencegah orang-orang yang terlibat korupsi mencalonkan diri pada pemilu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ia juga ingin militer dan jajaran yudisial terlibat mendirikan pemerintah sementara untuk mengawasi pemilu.

Pemerintah akan membubarkan diri pada bulan Maret, dan pemilu harus dilaksanakan dalam waktu enam minggu.

Pada Minggu malam, penggagas aksi mengklaim bahwa sekitar 200.000 orang bergabung dalam konvoi mobil dan truk yang bergerak lambat menuju Islamabad, tapi hal ini tidak bisa dikonfirmasi secara independen dan polisi tidak memberikan perkiraan angka mereka.

Kaitan dengan militer

Tidak diketahui kapan rombongan akan tiba di ibukota dan aparat sudah memperingatkan bahwa Qadri dan para pengikutnya tidak diizinkan memasuki pusat kota.

Gaya ceramah Qadri yang flamboyan dan kampanye televisi berbiaya tinggi yang ia lakukan, mendongkrak popularitasnya dalam beberapa minggu terakhir.

Namun ada pula spekulasi luas bahwa ia didukung oleh militer berkuasa Pakistan, dan digunakan untuk menegaskan kendali militer atas politik di Pakistan.

Qadri mengatakan ia menolak tuduhan itu. “Saya tidak punya kaitan dengan institusi militer,” kata dia pada Reuters, dilansir BBC. “Saya salah satu orang yang paling percaya…pada demokrasi di seluruh dunia.”

Ia adalah pendukung utama mantan Kepala Militer Pervez Musharraf ketika ia merebut kekuasaan dalam kudeta pada 1999 dan bertugas di majelis nasional di bawah Musharraf, sebelum pindah ke Kanada pada 2006 dan menjalankan satu badan amal.

Desember lalu ia dapat memobilisasi puluhan ribu pendukung dalam satu demonstrasi di Lahore, tetapi belum diketahui berapa besar dukungan yang ia miliki di seluruh negeri.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tafsir Ayat-ayat Poligami
Tulisan selanjutnya PPI Yaman Kembali Launching Buku Baru

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?