Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat Vatikan Tiba di Australia untuk Hadapi Tuduhan Kejahatan Seks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juli 2017 10:33 10:33 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2017 10:33
Bagikan
George Pell
Bagikan

Hidayatullah.com–Kepala keuangan Keuangan Vatikan Kardinal George Pell tiba di Australia hari ini menjelang sidang pengadilan akhir bulan ini atas tuduhan kejahatan seks.

Pell yang berusia 76 tahun itu mendarat di Sydney dan disambut pihak keamanan sebelum dibawa menuju ke arah kendaraan yang siap menunggu, melalui rekaman Channel 9 . Namun dirinya  tidak memberikan komentar apapun.

Pell diperintahkan hadir di pengadilan Melbourne pada 26 Juli untuk sidang awal tentang beberapa serangan seksual yang terkait dengan kesalahan diduga dilakukan beberapa dekade lalu, ketika ia masih pendeta senior di Australia.

Baca: Vatikan Buat Langkah Baru Hindari Pastor Lakukan Pelecehan Seks

Mantan uskup Sydney dan Melbourne itu mempertahankan diri tidak bersalah dan dengan tegas menyangkal tuduhan itu. Detail dakwaan itu tidak diungkapkan meskipun polisi mengatakan ia melibatkan “beberapa pengadu”.

“Saya menanti kesempatan saya di pengadilan. Saya tidak bersalah atas semua tuduhan ini,” kata Pell yang secara tidak resmi dianggap individu nomor tiga dalam hierarki Vatikan, mengatakan dari Roma setelah dituduh lewat bulan lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ini palsu. Keseluruhan ide pelecehan seksual menjijikkan kepada saya,” dikutip AFP.

Pell diberi cuti kehadiran oleh Paus Francis, yang menjelaskan kardinal itu tidak akan dipaksa meletakkan jabatannya sebagai kepala kementerian ekonomi di Vatikan.

Baca: Kardinal Vatikan: Pendeta Senior Tutupi Pelecehan Seks

Sebelumnya, pengadilan memanggilnya untuk menghadiri persidangan di Pengadilan Rendah Melbourne pada 18 Juli 2017 mendatang.

Pell memang pernah menjadi pastor di Kota Ballarat, Victoria, sebelum ditunjuk menjadi Uskup Agung Melbourne. Sejak 2014, ia tinggal di Vatikan.

Kejahatan seksual di lingkungan gereja Katolik semacam ini mulai mencuat pada 2002, ketika para uskup di wilayah Boston ditemukan terus berpindah gereja untuk menutupi skandal pelecehan terhadap anak yang mereka lakukan.

Kisah ini diungkap dalam film Spotlight yang memenangkan kategori Film Terbaik dalam ajang penghargaan Academy Awards 2016.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaGeorge PellKardinalkejahatan seksPaus FrancisSydneyvatikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Usut Penganiayaan Ahli IT Hermansyah, HRS Sebut Upaya Pembunuhan Keji
Tulisan selanjutnya Kurun 10 Tahun Angka Perceraian di Turki Naik 82 Persen

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?