Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pasukan Amerika di Afghanistan Diberi Kekebalan Hukum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2013 21:32 9:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2013 21:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga musyawarah tradisional tertinggi Afghanistan, Loya Jirga, yang akan memutuskan tentang imunitas pasukan Amerika dari tuntutan hukum setelah tahun 2014 di Afghanistan, kata Presiden Hamid Karzai hari Senin (14/1/2013) lansir Xinhua.

“Keputusan pemberian kekebalan dari tuntutan hukum kepada sejumlah anggota militer AS yang tinggal di Afghanistan setelah 2014 dan penggunaan fasilitas militer di wilayah Afghanistan akan diputuskan oleh rakyat Afghanistan di Loya Jirga,” kata Karzai kepada wartawan dalam konferensi pers di Kabul usai kunjungannya ke Amerika Serikat.

Namun, Karzai tidak menyebutkan tanggal pasti kapan Loya Jirga akan berunding. Karzai hanya mengatakan bahwa perundingan bilateral untuk merumuskan perjanjian kerjasama keamanan dengan Amerika Serikat dapat berlangsung selama berbulan-bulan, kemungkinan tujuh atau delapan bulan.

Karzai selanjutnya mengatakan bahwa “sejumlah sangat kecil tentara Amerika” akan tetap tinggal di Afghanistan setelah penarikan pasukan NATO tahun 2014. Afghanistan dan Amerika Serikat sedang menggarap Perjanjian Keamanan Bilateral (BSA). BSA menjamin keberadaan pasukan AS sedikitnya beberapa tahun di Afghanistan.

Negosiasi antara Aghanistan dengan Amerika Serikat dalam bidang keamanan secara formal dimulai sejak 15 Nopember 2012 di Kabul, dan diyakini sudah ditandatangani saat Karzai melakukan kunjungan tiga hari ke Washington yang berakhir Jumat kemarin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam jumpa pers bersama antara Obama dan Karzai usai pertemuan keduanya hari Jumat itu, Obama mengatakan bahwa pasukan Amerika Serikat harus memiliki kekebalan hukum selama berada di Afghanistan setelah 2014.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menggugat Asumsi Feminis atas Perda Syariah
Tulisan selanjutnya FUIP Minta Polri Rehabilitasi 14 Warga Poso

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?