Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Zionis Akan Transfer Dana yang Dibekukan ke Palestina

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 30 Januari 2013 20:43 8:43 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 Januari 2013 20:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Zionis Israel mengatakan akan mengirimkan pendapatan dari pajak yang dibekukan tahun lalu kepada Otoritas Palestina.

Israel mengatakan akan melakukan transfer 100 juta dolar AS, yang merupakan hasil pajak dan cukai bulan lalu, untuk membantu krisis anggaran Palestina.

Israel mengumpulkan pajak atas nama Palestina, namun membekukan pembayaran bulanan setelah PBB meningkatkan status Palestina menjadi Negara Pengawas Nonanggota.

Pengiriman pajak ini merupakan elemen penting dalam anggaran Otoritas Palestina.

Pembekuan ini menyebabkan Palestina kesulitan dalam membayar gaji ribuan pegawai negeri.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Setiap bulan, Zionis Israel mengirimkan 120 juta dolar AS ke Palestina, namun langkah ini dihentikan awal Desember lalu.

Kementerian Keuangan Israel mengatakan, dana itu hanya akan dikirim satu kali dan akan ditahan untuk pembayaran utang Palestina terhadap perusahaan listrik Israel yang berjumlah total 209,7 juta dolar AS.

Namun keputusan Israel untuk menunda pengiriman dikecam Palestina sebagai langkah “pemerasan”.

‘Jaring pengaman’

“Pengumuman Israel akan mengirim 400 juta shekel (US$100 juta) uang kami hanya sekali, berarti mereka akan terus melakukan pemerasan atas masalah ini,” kata juru runding Palestina Saeb Erekat kepada kantor berita AFP, dilansir BBC.

Erekat mengacu pada tindakan Israel menghentikan dana begitu PBB meningkatkan status Palestina.

Transfer pajak pendapatan ini diatur melalui Protokol Paris 1994 yang berisi kesepakatan ekonomi antara Israel dan Palestina.

Israel sering membekukan pendapatan dari pajak ini sebagai reaksi atas perkembangan diplomatik atau politik.

Menghadapi pembekuan dana itu, Palestina sempat meminta negara-neara Arab mengaktifkan “jaring pengaman” sebesar US$100 juta per bulan, seperti yang dijanjikan untuk menutupi kekurangan ini.

Tetapi negara-negara Arab masih belum merealisasikan kekurangan ini sehingga Otoritas Palestina kesulitan dalam membayar gaji pegawai negeri.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Akan ke Mesir Dukung Kemerdekaan Palestina
Tulisan selanjutnya Politisi PKS anggap Tuduhan terhadap LHI Fitnah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?