Hidayatullah.com—Chuck Hagel hari Rabu (27/2/2013) diambil sumpahnya sebagai menteri pertahanan Amerika Serikat yang baru menggantikan Leon Panetta, meskipun politisi Partai Republik banyak yang meragukannya.
Tujuh pekan perdebatan pahit mengenai pencalonan Hagel akhirnya berakhir pada hari Selasa kemarin, setelah Senat menyetujuinya sebagai bos Pentagon yang baru dengan jumlah suara 58 mendukung dan 41 menolak.
“Saya merasa terhormat karena Presiden Obama dan Senat telah mempercayai saya untuk melayani negara sekali lagi,” kata Hagel dalam pernyataannya hari Selasa dikutip Associated Press.
Hanya empat anggota Senat dari Partai Republik yang mengikuti rekannya dari Partai Demokrat untuk menyetujui pilihan Presiden Obama itu.
“Dia akan mulai bertugas dengan dukungan yang paling lemah dibanding menteri-menteri lainnya sepanjang sejarah moderen, yang akan membuatnya kurang efektif dalam menjalankan tugasnya,” kata John Cornyn senator Partai Republik dari Texas.
Di antara tugas terberat Hagel sebagai menteri pertahanan saat ini adalah dia harus bergulat dengan anggaran pertahanan yang menyusut hingga beberapa tahun ke depan, penarikan pasukan AS di Afghanistan, masalah Iran dan menghadapi para wakil rakyat yang separuhnya sejak awal tidak mendukung dirinya menjadi menteri pertahanan.*