Hidayatullah.com–Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al, tiba hari Sabtu (30/3/2013) kemarin di Kairo, guna membahas sejumlah permasalahan. Kunjungan ini mendadak dan tidak diumumkan sebelumnya.
Direktur Pusat Studi Palestina di Kairo, Ibrahim Aldrawi mengatakan kepada United Press Internasional bahwa Misy’al akan membahas beberapa masalah dengan para pejabat intelijen Mesir tentang tiga hal, yaitu rekonsiliasi Palestina, kerjasama dengan Hamas, serta pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata Hamas-Israel yang dibuat atas sponsor Mesir.
Ismail Haniyah lebih dulu tiba di Kairo sebagai kepala delegasi para pemimpin Hamas guna membahas masalah ini dengan para pejabat Mesir.
Dilansir Aljazeera (30/3/2013), kunjungan Haniyah dan Misy’al ke Kairo ini menyusul seruan Amir Qatar Syaikh Hamad Bin Khalifa Al-Thani dalam KTT Liga Arab di Doha pada hari Selasa lalu, agar Hamas dan Fatah menggelar KTT kecil guna melanjutkan rekonsiliasi Palestina.
Namun, sebuah sumber Palestina menginformasikan bahwa pemerintah Palestina yang dikepalai oleh Presiden Mahmud Abbas tidak akan berpartisipasi dalam KTT Arab yang dihadiri oleh Hamas.
Menurut sumber itu kepada surat kabar Asharq Alawsat London, Abbas siap untuk menghadiri KTT tersebut, dengan syarat tidak ada partisipasi Hamas. Alasanya, dia tidak bisa menerima Palestina diwakili oleh dua perwakilan.*