Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Kembalikan Sarkofagus Green Coffin yang Dicuri ke Mesir

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Januari 2023 07:31 7:31 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Januari 2023 07:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah Sarkofagus Mesir kuno hasil curian yang dipajang di museum di Amerika Serikat telah dikembalikan ke Mesir.

Peti mati sepanjang 2,9 meter yang dikenal sebagai “Green Coffin” berasal dari Periode Dinasti Akhir (664 SM – 332 SM) dan merupakan tempat penyimpanan jasad seorang pendeta bernama Ankhenmaat.

Sarkofagus itu dicuri dari situs arkeologi nekropolis Abu Sir di bagian utara Mesir oleh sebuah jaringan global pencuri hasil karya seni, yang menyelundupkannya ke Amerika Serikat lewat Jerman pada 2008.

Singkat cerita, peti mati itu kemudian dipinjamkan oleh seorang kolektor ke Houston Museum of Natural Science pada 2013.

Sarkofagus tersebut direpatriasi ke Mesir setelah aparat melakukan penyelidikan selama bertahun-tahun dan diserahkan secara resmi oleh para diplomat AS dalam seremoni di Kairo pada hari Senin (2/1/2023). Acara penyerahan disaksikannya oleh Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry dan Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir Ahmed Issa, lapor BBC.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Seremoni hari ini merupakan simbol dari sejarah panjang kerjasama antara Amerika Serikat dan Mesir dalam perlindungan benda-benda antik dan pelestarian warisan budaya,” chargé d’affaires AS di Mesir Daniel Rubinstein.

Menteri Issa mengatakan pengembalian Sarkofagus itu menunjukkan kerja keras Mesir untuk memulangkan kembali benda-benda seni warisan bangsanya yang dicuri.

Pada bulan September, Kepala kejaksaan wilayah distrik Manhattan Alvin Bragg mengatakan bahwa Green Coffin, yang ditaksir bernilai jual lebih dari $1 juta (£830.000), diselundupkan ke luar Mesir oleh sebuah jaringan multinasional penyelundup barang-barang antik.

Jaringan tersebut juga diketahui sebagai pelaku pencurian “Gold Coffin”, Sarkofagus berwarna emas yang dikembalikan ke Mesir pada 2019, Stele of Pa-di-Sena yang juga peninggalan Periode Dinasti Akhir yang dikembalikan pada tahun 2020, serta lima benda yang disita dari pajangan Metropolitan Museum of Art di New York tahun lalu.

AS bukan satu-satunya negara yang mengembalikan barang-barang antik ke Mesir belakangan ini.

Pada tahun 2021, Israel menyerahkan 95 relik yang telah diselundupkan ke wilayah yang dikuasainya atau ditemukan untuk dijual di kota Yerusalem.

Bulan lalu, sebuah universitas di Republik Irlandia mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengembalikan sebuah sarkofagus, jasad yang dimumifikasi dan toples-toples kanopik – wadah yang biasa dipakai untuk menyimpan organ dalam mayat yang dimumifikasi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatantikgreen coffinKunoMesirmumifikasisarkofagus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menantu Presiden Joko Widodo Melarang LGBT di Medan
Tulisan selanjutnya Covid-19: Dua Varian Dominan di China Ditemukan di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Label Teroris untuk Palestine Action Dibenarkan Pengadilan Banding Inggris

Berita
20 Juni 2026 10:49
Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi

Terbaru

  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
  • ‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
  • Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
  • Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
  • Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
  • Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?