Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Al-Quds Zionis Bangun Rumah untuk Korban Holocaust

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 April 2013 20:21 8:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 April 2013 20:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Perumahan Israel Uri Ariel hari Selasa (9/4/2013) mengumumkan bahwa akan dibangun 50 rumah baru di Al-Quds Timur (termasuk bagian wilayah Palestina menurut perjanjian internasional) yang diperuntukkan bagi korban Holocaust.

“Ke lima puluh rumah ini, yang ditambahkan ke rumah-rumah orang jompo yang sudah ada di Talpiot timur, akan diperuntukkan khusus bagi korban Holocaust,” kata Ariel di radio publik Israel dalam pengumuman yang dibuat sehari setelah peringatan Hari Holocaust dikutip AFP.

Uri Ariel merupakan orang penting kedua di Partai HaBayit HaYehudi (Rumah orang Yahudi) pendukung kuat program pemukiman Yahudi, dan dia sendiri tinggal di sebuah pemukiman Yahudi.

Pemukiman Yahudi merupakan kawasan perumahan khusus orang-orang Yahudi Israel yang didirikan di atas tanah-tanah milik Palestina.

Pengumuman tersebut disampaikan sesaat sebelum Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk melakukan pembicaraan di akhir kunjungan tiga hari Kerry ke sekutu terdekat AS itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, Netanyahu mengumumkan perintah penghentian semua persetujuan birokratik pembangunan pemukiman baru Yahudi hingga akhir kunjungan Presiden Obama pada 20 Maret, guna menghindari kecaman atas program pembangunan perumahan bagi warga Yahudi yang melanggar hukum internasional itu.

Tepat tiga tahun lalu, pemerintah Netanyahu sangat malu, karena Kementerian Dalam Negeri mengumumkan rencana pembangunan 1.600 rumah bagi warga Yahudi di Al-Quds Timur saat Wakil Presiden AS Joe Biden berkunjung ke Israel.

Washington, sebagai sekutu Israel yang kerap membela kepentingan Zionis di mata internasional dan pura-pura mengkritik pembangunan pemukiman Yahudi, mengecam Israel atas pengumuman itu. Washington mengatakan, waktu saat disampaikannya pengumuman tersebut merupakan “penghinaan” bagi Paman Sam.

Israel menduduki wilayah Al-Quds sebelah timur saat Perang Enam Hari tahun 1967, dengan alasan kota suci itu sepenuhnya adalah milik Yahudi.

Berdasarkan perjanjian internasional yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa, wilayah Al-Quds dibagi menjadi dua, sebelah timur diserahkan kepada Palestina (yang nantinya ingin dijadikan sebagai ibukota) dan sisanya diberikan ke Zionis Israel, sementara wilayah Masjid Al-Aqsha dan sekitarnya menjadi wilayah yang diawasi PBB. Namun, pada kenyataannya Zionis Yahudi mencaplok dan mengontrol seluruh wilayah Al-Quds sekehendak hatinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Daoed Joesoef Sebut Ada Bisnis Seks di Balik Kontes Ratu Kecantikan
Tulisan selanjutnya Polisi Turin Italia Pakai Drone untuk Pantau Kriminalitas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?