Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sering Plagiat, Kepala Rabi Yahudi Prancis Mundur Terpaksa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 April 2013 09:42 9:42 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 April 2013 09:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—kepala rabi Yahudi Prancis Gilles Bernheim hari Kamis (11/4/2013) mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan jabatannya, menyusul sejumlah tuduhan plagiarisme yang diakuinya.

Bernheim yang selama beberapa pekan sebelumnya menyangkal banyak tuduhan plagiarisme, secara diam-diam mengakui kesalahannya pada hari Rabu, menyusul berita pengakuan mantan menteri anggaran Prancis Jerome Cahuzac yang menyimpan kekayaan haram 600.000 euro di bank luar negeri.

Sementara pengakuan dosa pimpinan Yahudi Prancis itu luput dari pantauan media, karena tersedot perhatiannya ke kasus skandal keuangan Cahuzac, banyak warga Yahudi Prancis yang terkejut mendengar pengakuan tokoh spiritual mereka itu.

Keputusan Bernheim untuk mengundurkan diri diambil hanya dua hari setelah sebelumnya dia menafikan kemungkinan mengundurkan diri dari jabatannya terkait plagiarisme. Kepada Radio Shalom di Prancis pada hari Selasa dia berkata bahwa meletakkan jabatan sebagai kepala rabi berarti sama saja dengan melakukan desersi.

“Saya akan menuntaskan jabatan sampai selesai,” katanya. “Saya minta maaf kepada semua orang terdekat, keluarga dan komunitas secara keseluruhan yang telah saya buat kecewa.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bernheim, seorang Yahudi Orthodoks modern, terpilih menjadi kepala rabi Prancis pada tahun 2008, yang merupakan karir tertingginya. Bulan lalu kredibilitasnya dipertanyakan, setelah seorang blogger menudingnya menyalin tulisan Jean-Francois Lyotard ke dalam bukunya yang dirilis tahun 2011 “Empatpuluh Meditasi Yahudi”.

Bernheim menyangkal tuduhan itu dengan mengatakan bahwa dirinya adalah korban plagiarisme. Dia mengklaim, justru Lyotard yang meniru tulisannya dari bahan kuliah yang dia sampaikan pada tahun 1980-an saat bekerja menjadi pembimbing rohani mahasiswa Yahudi di Paris. Namun dua pekan kemudian, Bernheim mengakui bahwa Lyotard adalah penulis asli teks yang dipersengketakan itu, dengan melemparkan kesalahan kepada seorang mahasiswa peneliti yang dibayarnya untuk membantu menulis buku.

Beberapa bulan sebelum pengakuan kecurangannya, rabi Yahudi ini naik pamor di Prancis sebab buku kecil (pamflet) yang ditulisnya menjadi dasar argumen intelektual yang banyak dipakai oleh para penentang legalisasi homoseksual dari berbagai kelompok agama.

Pemikiran filosofis dan historisnya tentang lembaga perkawinan, yang membantah argumen perkawinan sesama jenis, bahkan mengundang decak kagum dari Paus Benediktus XVI yang memujinya saat pidato tahunan dihadapan Vatican Curia Desember 2012.

Setelah tuduhan pertama terkait plagiat atas tulisan Lyotard, muncul tuduhan bahwa buku kecil tersebut juga mengandung plagiarisme.

Tuduhan plagiarisme dalam buku kecil itu antara lain dikemukakan oleh Jean-Noel Darde, salah seorang akademisi pegiat anti plagiarisme. Hari Selasa lalu Darde mengatakan, plagiarisme juga dilakukan Bernheim dalam buku kecil tersebut, sehingga mendorong warga Yahudi mempertanyakan kelakuan rabi Yahudi itu.

Tudingan plagiarisme tidak berhenti sampai di situ. Pekan lalu dalam kesempatan berbeda, seorang blogger juga menyatakan bahwa Bernheim melakukan plagiat dalam bukunya yang diterbitkan pada tahun 2002.

Tidak hanya itu, majalah L’Express bahkan menegaskan bahwa gelar bergengsi profesor filsafat yang sering dilekatkan pada nama Bernheim tidak berhak disandang nya sebab dia belum pernah meraih gelar akademik tersebut.

Meskipun dalam biografi resminya tidak dinyatakan bahwa Bernheim pernah lulus kualifikasi untuk mendapatkan gelar profesor di Prancis “yang konon katanya sangat sulit” itu, namun Bernheim tidak pernah menolak atau mengoreksi jika ada orang atau media yang menuliskan gelar profesor di depan namanya dalam berbagai artikel atau buku.

Bernheim merupakan rabi di sinagog terbesar di Paris dan tokoh intelektual Yahudi terkemuka saat dia menantang Joseph Sitruk, kandidat incumbent, dalam pemilihan kepala rabi Prancis tahun 2008. Pertarungan sengit untuk mendapatkan kursi rabi kepala itu menampakkan perpecahan mendalam di tubuh Yudaisme Prancis, tulis France24 (11/4/2013).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mari Hormati dan Jaga Perasaan Umat Islam!
Tulisan selanjutnya Hakim Menolak Mengadili, Sidang Husni Mubarak Tertunda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?