Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libanon Vonis Tokoh Syiah Kolaborator Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2013 09:38 9:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 April 2013 09:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengadilan militer Libanon hari Senin (15/4/2013) memvonis seorang pemuka agama Syiah Hassan Msheimesh lima tahun kerja paksa, karena berkolaborator dengan Israel. Demikian dilaporkan National News Agency yang dikutip Naharnet.

Pengadilan Libanon mendakwa Msheimesh melakukan aksi mata-mata untuk kepentingan Zionis Yahudi Israel pada 9 Oktober 2011. Pemuka agama Syiah itu didakwa bersalah menyampaikan informasi kepada Zionis Yahudi dengan imbalan sejumlah uang.

Pihak berwenang Suriah menangkap Msheimesh, yang dikenal berseberangan dengan Hizbullah walaupun sama-sama Syiah, pada bulan Juli 2010 setelah mendapat informasi intelijen dari pihak keamanan Libanon. Pria paruh baya itu kemudian kemudian diekstradisi ke Libanon.

Rida Msheimesh mengklaim penangkapan ayahnya tersebut bermotif politik. Dia menuding Hizbullah menjebak bapaknya karena telah mengkritik kebijakan organisasi Syiah tersebut secara terang-terangan.

Dalam laporan AFP 2 September 2010 disebutkan, keluarga Msheimesh mengatakan bahwa pemuka agama Syiah itu ditangkap saat dalam perjalanan menuju Makkah, Arab Saudi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tidak sekali ini orang-orang Syiah Libanon diketahui menjadi kolaborator untuk Zionis Yahudi.

Oktober 2012 bahkan kepala keuangan Hizbullah melarikan diri ke israel, karena ketahuan mencuri uang organisasi dan bekerjasama dengan Yahudi. Baca berita sebelumnya: Kepala Keuangan Hizbullah Melarikan Diri ke Israel.

Dalam laporan BBC 24 Mei 2011 yang mengutip sumber keamanan Libanon disebutkan bahwa pemuka agama Syiah Muhammad Ali al-Husseini ditangkap di rumahnya di kota Tyre, karena dianggap bekerjasama dengan Zionis Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Wag The Dog” Harga Emas
Tulisan selanjutnya Polisi Balikpapan Garuk Preman dan Remaja Pacaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Berita
8 September 2026 12:57
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Zionis Migrasikan Ribuan Yahudi ke ‘Israel’, Paling Banyak dari AS dan Rusia
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?