Hidayatullah.com—Umat Islam yang ingin melaksanakan umrah akan dibatasi masanya maksimal 15 hari, demikian dikatakan pejabat Arab Saudi..
Keputusan itu diambil terkait dengan proyek perluasan Masjidil Haram dan untuk mengurangi kepadatan yang menumpuk di Makkah dan Madinah.
Kementerian Haji Arab Saudi mengatakan, sejak pertengahan Desember 2012 sudah 4,2 juta orang datang untuk melaksanakan umrah, lapor koran setempat Al-Sharq Ahad (30/6/2013), dikutip Gulf News.
“Menurut data kami 3,9 juta orang sudah pergi dan sekarang sekitar 250.000 masih berada di negara ini.
Guna memastikan ibadah tetap berjalan baik selama pembangunan masif dilaksankan di kota suci, kementerian membentuk 300 tim untuk berinteraksi dengan 48 operator umrah di Arab Saudi.
Bulan Juni ini pihak berwenang Arab Saudi menghimbau warganya dan Muslim di negara lain untuk menunda haji dan umrah mereka, sebab Masjidil Haram masih dalam tahap perluasan, sehingga mengurangi daya tampung jamaah.
Khawatir terjadi kecelakaan maut akibat jamaah yang terlalu padat, Saudi memutuskan mengurangi kuota haji rata-rata 20 persen untuk setiap negara.*