Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Jazeera Amerika Sudah Melakukan Siaran

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2013 10:01 10:01 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 21 Agustus 2013 10:01
Bagikan
Para awak Al-Jazeera Amerika.
Bagikan

Hidayatullah.com–Al-Jazeera Amerika mulai melakukan siaran pada Selasa (20/08/2013), disertai promosi di media tradisional dan sosial atas peluncuran saluran kabelnya, dengan bertekad mengalahkan para pesaing melalui jurnalisme mendalam dan serius.

“Kita berada di udara! # AlJazeeraAmerica baru saja diluncurkan, dan kami siaran. Apakah Anda siap melihat tampilan baru dalam pemberitaan?” demikian promosi saluran kabel itu di Twitter.

Siaran dibuka dengan preview jadwal harian, yang meliputi program berita, majalah, dan wawancara.

Salah satu laporan mendalam yang direncanakan disiarkan dalam programnya bernama  “Fault Lines” adalah tentang Bangladesh.

“Fault Lines berusaha mengungkapkan di Bangladesh, dalam penyelidikan berbulan-bulan, tentang bagaimana perusahaan-perusahaan AS meraup keuntungan tanpa memikirkan keselamatan dan kesejahteraan pekerjanya dalam memproduksi barang-barang mereka,” janji saluran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kelompok Media yang berbasis di Qatar ini mengeluarkan iklan satu halaman penuh di The New York Times, Wall Street Journal, dan USA Today, serta meramaikannya di dalam media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Tumblr.

“Kami akan mengubah cara Anda melihat berita,” bunyi iklan di The Wall Street Journalm. “Dapatkan berita-berita yang lebih mendalam, lebih berperspektif. Setiap hari.”

Di Facebook, Al-Jazeera Amerika menyebut dirinya, “Saluran baru berita TV Amerika yang menghubungkan Anda ke cerita manusia di jantung berita.”

Saluran ini akan menyasar lebih dari 40 juta rumah tangga dan mampu memperluas lebih banyak lagi. Sebelum diluncurkan, media sosial sudah meramaikan saluran ini dan program-program barunya.

Beberapa menyatakan keprihatinan bahwa Al-Jazeera itu menutup layanan Internet streaming berbahasa Inggris, yang menurut sejumkah eksekutif hal itu diperlukan bersamaan adanya TV kabel tersebut.

Di Facebook, halaman Al-Jazeera Amerika memiliki 66.000 likes dan berbagai komentar.

“Keren! Ingin kulihat juga orang-orang semacam apa yang ada di dalam siaran itu!” tulis salah seorang.

Tapi yang lain berkata, “Anda harus memperhatikan dasar dari negara ini diciptakan, yakni untuk ORANG BEBAS, atau kami akan menyingkirkan Anda dari negeri ini.”

Lainnya mengatakan, tidak jelas apakah saluran ini benar-benar merupakan terobosan baru.

Jeff Jarvis, seorang profesor jurnalisme pada City University of New York, menyatakan keraguannya di Google+. “Mereka mempekerjakan orang-orang  dari negara asalnya untuk berita TV; berupaya keras tidak menggunakan tenaga orang asing. Jadi bagaimana saya bisa mengharapkan bentuk baru dan perspektif baru?”

Ehab Al Shihabi, kepala executive Al-Jazeera Amerika, mengatakan, pemirsa AS akan menikmati sesaat mereka melihat program-program kami.

Dia mengatakan, survei menunjukkan bahwa 75 persen orang yang ingin melihat Al-Jazeera bukan orang-orang yang memiliki pandangan negatif, dan 90 persen yang telah melihat Al-Jazeera memberikan penghargaan positif.”

Shihabi mengatakan, 850 staf dipekerjakan untuk 12 kantor di AS, dan akan membuka 70 kantor di seluruh dunia guna memberikan Al-Jazeera dalam skala yang tak tertandingi.

Sejak mengakuisisi Current TV, saluran kabel di Amerika Serikat, Al-Jazeera telah merekrut nama-nama terkenal di industri TV, seperti mantan wartawan CNN dan CBS Joie Chen, mantan pembaca berita NBC John Seigenthaler dan David Shuster, dan seorang veteran Fox News dan MSNBC.

Saluran ini, seperti diberitakan The Raw Story, hanya akan memiliki enam menit iklan per jam, dibandingkan dengan rata-rata 15 menit pada sebagian besar saluran lainnya.

Al-Jazeera Amerika Serikat bermarkas di New York.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag: Membangun Bangsa Berawal Membangun Keluarga
Tulisan selanjutnya Al Ikhwan: Pembunuhan Terhadap Tentara Kriminal Besar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?