Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diberi Makanan Terkontaminasi Babi, Napi Muslim gugat Pemerintah Inggris

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate: 30 September 2013 09:39 9:39 am
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 30 September 2013 09:39
Bagikan
DNA daging babi ditemukan dalam makanan halal yang dipasok di penjara Inggris
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak Kementerian Kehakiman Inggris telah menerima sejumlah gugatan perdata atas klaim ditemukannya sejumlah makanan halal yang terkontaminasi babi pada awal Maret tahun ini.

Sebanyak 186 orang napi Muslim menuntut pemerintah Inggris karena menyajikan makanan berlabel halal yang telah terkontaminasi.

Para napi yang tersebar di tiga penjara di Inggris itu meminta kompensasi berupa uang karena merasa hak asasi mereka telah dilanggar.

“Kementerian Kehakiman telah menerima sejumlah gugatan perdata atas klaim ditemukannya sejumlah makanan halal yang terkontaminasi pada awal Maret tahun ini,” ujar Menteri Kehakiman Inggris, Jeremy Wright seperti dikutip dari surat kabar The Telegraph, Ahad (29/09/2013).

Kasus ditemukannya makanan terkontaminasi babi ini bermula penyelidikan besar-besaran yang digelar pemerintah Inggris terkait skandal daging kuda yang menghebohkan Eropa pada awal tahun ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hasil penyelidikan di sejumlah penjara ditemukan kandungan daging babi di dalam beberapa menu seperti pie, steak, sosis dan roti yang diperuntukan khusus bagi napi Muslim.

Makanan terkontaminasi ini ditemukan antara lain di Penjara Sheppey Cluster, Verne dan Penjara Khusus anak-anak Thorn Cross di Cheshire. Tingkat kontaminasi yang ditemukan beragam mulai dari yang hanya 5 persen sampai 100 persen daging babi.

Para napi ini menggunakan Pasal 9 Konvensi Negara-negara Eropa tentang Hak Asasi Manusia sebagai dasar bagi gugatan mereka. Pasal tersebut melindungi hak kebebasan berpikir, berkesadaran dan beragama.

Namun pemerintah Inggris tampaknya tidak akan membiarkan para napi mendapat kompensasi dengan mudah. Pasalnya, saat ini pemerintah Inggris tengah berusaha menekan pemberian kompensasi bagi narapidana.

Empat tahun terakhir pemerintah Inggris telah merogoh £16juta atau sekitar Rp288 miliar untuk membayar kompensasi kepada ratusan napi. Karena itu, dikhawatirkan gugatan para napi Muslim ini akan semakin menyuburkan “budaya kompensasi” di penjara-penjara Inggris.

“Setiap klaim akan dipertimbangkan berdasarkan kepantasannya dan dilawan dengan gigih jika dipandang perlu,” tegas Menteri Wright.

Bulan Februari 2013, Departemen Kehakiman Inggris telah menangguhkan pasokan daging oleh sebuah perusahaan ke sejumlah penjara di Inggris setelah ditemukan DNA daging babi dalam makanan halal yang dikonsumsi para narapidana.

Otoritas Keamanan Makanan Inggris menyatakan sedang menyelidiki kasus ini, sementara Departemen Kehakiman telah menarik produk daging dari perusahaan tersebut di pasaran.

Temuan lembaga independen yang diumumkan bulan  Januari lalu menunjukkan DNA babi itu ditemukan pada kue-kue yang diberi label halal yang dikonsumsi penghuni penjara tersebut.

Saat itu,  Jeremy Wright kepada BBC mengatakan, kasus temuan DNA daging babi dalam makanan halal tersebut merupakan “praktek yang betul-betul tidak dapat diterima” dan menuntut penyelidikan tuntas atas kasus ini.

Sekedar diketahui, saat ini ada 11.248 napi Muslim mendekam di penjara Inggris dan Wales. Jumlah ini mencakup 13,1 persen dari total jumlah napi di wilayah tersebut.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:babihalalmakananmuslim inggrisNapi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mantan Jamaah LDII Siap Bongkar ‘Kesesatan’ di Pengadilan
Tulisan selanjutnya Bentrok Pro vs Anti Mursy Menjalar ke Kampus-Kampus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?