Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakistan Minta AS Hentikan Serangan Drone

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2013 13:50 1:50 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 24 Oktober 2013 13:50
Bagikan
Protes terhadap serangan Drone AS.
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mendesak Presiden Barack Obama untuk mengakhiri serangan drone di Pakistan. Persoalan ini menjadi subyek yang peka pada saat hubungan antara kedua negara telah membaik setelah bertahun-tahun dalam kecurigaan terkait kampanye “Perang Melawan Teror” di Afghanistan yang dipimpin Amerika Serikat.

“Saya menyampaikan masalah drone ini dalam pertemuan kami, menekankan perlunya untuk mengakhiri … serangan seperti itu,” kata Sharif pada wartawan, setelah pertemuan dengan Obama di Ruang Oval, Gedung Putih, pada hari Rabu (23/10/2013).

Berkaitan dengan penarikan pasukan AS dari Afghanistan tahun depan, Obama berjanji untuk menjamin Sharif sepenuhnya dan bekerja sama untuk mencapai Afghanistan yang “stabil dan aman, serta kedaulatannya yang dihormati.”

“Saya yakin, melalui kerja sama, kita dapat mencapai tujuan yang baik untuk Afghanistan, sekaligus  membantu melindungi Pakistan dalam jangka panjang,” kata Obama kepada wartawan di Kantor Oval, dilansir Al Jazeera.

Dalam pernyataan bersama, kedua pemimpin bersama-sama mendesak Taliban “untuk bergabung dalam proses politik dan masuk dalam dialog bersama pemerintah Afghanistan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun terhadap desakan Sharif agar mengakhiri serangan drone AS, yang telah membuat marah banyak warga Pakistan karena kedaulatan negaranya dilanggar, Obama tidak menjawab.

Presiden AS mengakui adanya ketegangan dan “kesalahpahaman” antara kedua negara. Kedua pemimpin telah berjanji untuk bekerja sama dalam isu-isu keamanan dengan cara “menghormati kedaulatan Pakistan”.

“Kami berkomitmen untuk bekerja sama dan memastikan bahwa ini tidak menjadi sumber ketegangan antara kedua negara kita, sebaliknya menjadi sumber kekuatan bekerja sama,” kata Obama.

AS diam-diam memulai lagi memberikan bantuan keamanan ke Pakistan, setelah sejumlah pembekuan selama periode hubungan yang tegang setelah serangan Navy SEAL pada 2011 yang menewaskan pemimpin al-Qaidah Usamah bin Ladin.

Amnesty International dalam satu laporan mengatakan Selasa, Amerika Serikat telah melanggar hukum internasional dengan membunuh warga sipil.

Ini menunjuk pada serangan bulan Oktober 2012 yang mengakibatkan seorang nenek berusia 68 tahun hancur berkeping-keping saat dia memetik sayuran.

Kelompok hak asasi menuduh Pakistan, di tengah protes masyarakatnya, masih saja berdiam diri dan tampaknya memberikan lampu hijau untuk serangan (drone) di daerah-daerah terpencil.*

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hidup Mewah, Seorang Uskup di Jerman Diberhentikan Sementara
Tulisan selanjutnya Ketika Kertas dan Pensil Langka di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?