Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jurnalis Indonesia tuntut Mesir Bebaskan Wartawan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Februari 2014 11:16 11:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Februari 2014 11:16
Bagikan
Ketua Umum AJI Eko Maryadi (kiri) dan wartawan Aljazeera, Utet Hasibuan ikut memprotes pengadilan terhadap jurnalis di Mesir.
Bagikan

Hidayatullah.com–Sejumlah wartawan di Jakarta menggelar unjuk rasa mendesak pemerintah Mesir untuk membebaskan sejumlah wartawan stasiun televisi Aljazeera yang diadili karena dituduh mendukung terorisme.

Aksi yang digelar jurnalis Aljazeera biro Jakarta, Aliansi Jurnalis Independen, AJI, sejumlah wartawan, serta pegiat pro demokrasi ini digelar di bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (27/02/2014) siang.

“Kami mendesak pemerintah Mesir membebaskan semua jurnalis, termasuk empat wartawan Al Jazeera, yang ditahan serta menghapus ancaman penjara bagi para jurnalis terkait pemberitaan,” kata Ikhsan Rahardjo, wartawan Aljazeera biro Jakarta dikutip BBC.

Para jurnalis ini juga menuntut agar Pemerintah Mesir menjamin keamanan dan keselamatan para jurnalis yang sedang meliput di Mesir.

“Kami mendesak pemerintah Mesir membebaskan semua jurnalis, termasuk empat wartawan Al Jazeera, yang ditahan serta menghapus ancaman penjara bagi para jurnalis terkait pemberitaan.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu, dua puluh wartawan,  termasuk tiga wartawan TV Aljazeera, diadili di ibukota Mesir, Kairo.
Para wartawan ini menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk menyiarkan berita palsu dan bergabung atau membantu organisasi teroris dan membahayakan keamanan nasional.

Wartawan lain, termasuk dua dari Inggris, akan diadili secara in absentia.

Tidak berdasar

Para wartawan ditahan pada akhir Desember, tidak lama setelah pemerintah yang didukung militer di Mesir menyebutkan kelompok Ikhwanul Muslimin adalah grup teroris.

Aljazeera menggambarkan dakwaan terhadap wartawan mereka itu tidak berdasar. Salah seorang yang ditahan adalah  mantan wartawan BBC, Peter Greste.

Demonstran menuntut agar Mesir menjamin keamanan dan keselamatan jurnalis.

Departemen Luar Negeri AS menuduh Mesir sengaja mentarget wartawan dengan klaim palsu dan langkah itu menunjukkan “tidak dipedulikannya perlindungan hak asasi”.

Badan hak asasi Human Rights Watch mengatakan pengadilan itu sebagai bagian dari upaya untuk meredam pemerintahan sementara.

“Pemerintah Mesir dalam bulan-bulan terakhir ini tidak menunjukkan toleransi terhadap bentuk pembangkangan dan menahan serta menuntut wartawan, demonstran serta akademisi yang berunjuk rasa secara damai.

Pemerintah Mesir menetapkan Al Ikhwan al Muslimun sebagai organisasi teroris walaupun kelompok itu menyanggah terlibat dalam sejumlah pengeboman yang terjadi sejak digulingkannya Mohamad Mursy sebagai presiden.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Auditor LPPOM – MUI yang Pernah Bermimpi punya Rumah”
Tulisan selanjutnya Ditangkap, Misionaris Korea Selatan Akui “Sebarkan Agama” di Korut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?