Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Libya Ali Zeidan Diberhentikan oleh Kongres

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Maret 2014 17:32 5:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Maret 2014 17:32
Bagikan
Bekas perdana menteri Libya Ali Zeidan.
Bagikan

Hidayatullah.com—Parlemen Libya telah memberikan mosi tidak percaya kepada Perdana Menteri Ali Zeidan, sekaligus mengumumkan bahwa pemilihan umum legislatif akan digelar Juli mendatang.

Dilansir Libya Herald Selasa (11/3/2014), Kongres menunjuk Menteri Pertahanan Abdullah Al-Thinni sebagai pejabat sementara perdana menteri selama 2 pekan sambil dicari penggantinya.

Alaeddin Al-Mgariaf, anggota kongres independen asal Benghazi, mengatakan Zeidan digusur dari jabatannya semata-mata sebagai perdana menteri dan bukan sebagai penentangan terhadap seluruh pemerintahan.

Anggota kongres dari Persatuan Tanah Air Abdullah El-Kabier mengatakan, para wakil rakyat kecewa dengan cara penanganan Zeidan dalam hal blokade pelabuhan minyak di wilayah timur yang dikuasai kelompok penentang pemerintah.

Sebagaimana diketahui, sejak Agustus 2013 kelompok separatis menguasai 3 pelabuhan utama di timur Libya. Dan belakangan, sebuah kapal tanker bernama Morning Glory yang berbendera Korea Utara pergi ke laut lepas setelah gagal dihalang angkatan laut, dengan mengangkut 234.000 barel minyak mentah dari pelabuhan Sidra yang dikuasai kelompok separatis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Jurubicara kongres Omar Hemidan membenarkan penunjukan Menteri Pertahanan Abdullah Al-Thinni sebagai pejabat sementara perdana menteri.

Sebagian pihak menilai pelengseran Zeidan dan penunjukan Thinni oleh kongres sebagai kudeta, tetapi dengan nama berbeda.

Desember 2013 Thinni telah membuktikan kepiawaiannya sebagai mediator dalam mengakhiri perang antara kelompok militan Tebu dengan Zwai, yang berebut ladang minyak Sarir.Akibat pertikaian keduanya pasokan air dari Sirte hingga Benghazi terputus, sebab pompa-pompa mati dan tidak bisa mengalirkan air ke sungai buatan.

Bulan Januari lalu Thinni juga menjadi mediator antara pemerintah dengan suku Tuareg, yang menduduki ladang minyak Sharara guna menuntut pemberian kartu identitas sebagai warga negara dan menuntut agar dewan lokal Obari yang tidak dipilih dilengserkan.

Putra Thinni yang bernama Muhammad pernah diculik dan disekap selama 4 bulan. Pada Januari kemarin dia dibebaskan. Meskipun keluarganya sangat tertekan dan khawatir selama penculikan itu, Thinni tetap bekerja seperti biasa menjalankan tugasnya sebagai menteri pertahanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Sebut Praktik Pengobatan UGB Menyimpang
Tulisan selanjutnya KPAI Siap Putus Mata Rantai Pornografi Online Anak Anak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?