Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jumlah Migran Gelap di Uni Eropa Naik Hampir 50%

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2014 18:40 6:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2014 18:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Jumlah orang yang berusaha masuk ke wilayah negara anggota Uni Eropa secara ilegal tahun 2013 naik hampir separuh dari tahun 2012, lansir BBC (15/5/2014) mengutip laporan sebuah badan Uni Eropa.

Sebanyak 107.000 orang tercatat oleh badan penjaga perbatasan Uni Eropa, Frontex, berusaha masuk secara ilegal pada tahun 2013. Bandingkan dengan tahun 2012 yang tercatat hanya 72.500 orang.

Meskipun naik 48% dari tahun sebelumnya, namun angka itu masih lebih rendah dibanding tahun 2011, saat jumlah migran gelap mencapai 141.000 akibat Arab Spring.

Sebagian besar imigran gelap tahun lalu berusaha masuk Uni Eropa lewat rute laut Mediteranian Tengah dengan tujuan wilayah selatan negara Italia.

Menurut data Frontex, setelah Suriah kelompok migran gelap terbesar berasal dari Eritrea, Afghanistan dan Albania.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Otoritas Hungaria mencatat kenaikan tajam pelintas batas ilegal di perbatasannya dengan Serbia menyusul dilonggarkannya ketentuan visa di kawasan Balkan.

Jumlah orang Chechnya pencari suaka di Uni Eropa tercatat naik. Hal itu disebabkan beredarnya rumor yang mengatakan Jerman lebih menyukai pencari suaka asal Chechnya dibanding lainnya.

Orang Rusia (termasuk Chechya) paling banyak ditolak aplikasi suakanya di Uni Eropa, disusul kemudian orang asal Ukraina dan Albania.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Prancis Tangkap 6 Orang ‘Jihadis’ Suriah
Tulisan selanjutnya Lolos Perwakilan DPD, Fahira Idris Dirikan Rumah Aspirasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?