Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Prancis Bubarkan Kamp Pengungsi Suriah dan Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Mei 2014 15:33 3:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Mei 2014 15:33
Bagikan
"Jungle" kamp pengungsi asing di Prancis.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kemarahan terpancar dari wajah orang-orang di tiga kamp pengungsi di utara Prancis, ketika polisi huru-hara membubarkan tempat tinggal sementara pengungsi yang berharap menyeberang ke Inggris.

Lebih dari 500 orang, kebanyakan dari Suriah dan Afghanistan, tinggal dalam kondisi mengenaskan di kamp pengungsi di Calais, di mana wabah bisul sedang menjangkiti tempat itu.

Sebagian pengungsi telah meninggalkan tempat tersebut saat polisi tiba Rabu pagi (28/5/204), sebagian lainnya bersama para pendukung mereka diborgol polisi.

Pihak berwenang yang memerintahkan pengosongan tempat itu mengatakan mereka sudah menawarkan perawatan dan tempat tinggal darurat. Namun para pekerja kemanusiaan menentang evakuasi itu dengan alasan pengungsi-pengungsi itu akhirnya nanti akan menjadi gelandangan.

“Mereka akan menggelandang keliling kota, kesehatan mereka akan memburuk dan keadaannya bisa jadi akan lebih parah dari sekarang,” kata Cecile Bossy, koordinator lembaga swadaya masyarakat Doctors of the World.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Oleh karena itu kami mengecam kebijakan represif dan pengusiran karena sia-sia. Itu berarti membuat kehidupan orang semakin sulit dan membahayakan kesehatan mereka,” imbuhnya dikutip Euronews.

Sebagian pihak menilai kebijakan represif itu untuk menyenangkan kelompok kanan-jauh di Prancis, yang mana partai anti-imigran Front Nasional memenangi pemilihan umum parlemen Uni Eropa akhir pekan kemarin.

Pihak berwenang Prancis takut kamp pengungsi itu akan menjadi “hutan” baru, sebuah istilah untuk menyebut kamp pengungsi yang bermunculan setelah Prancis menutup tempat yang dikelola Palang Merah di dekat Sangatte tahun 2002, di bawah tekanan Inggris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Hadits Shahih Madzhabku”, Ditujukan kepada Mujtahid
Tulisan selanjutnya Banyak Produk Pangan Impor, Umat Islam Harus Jadi Konsumen Cerdas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?