Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS Nyatakan Jamaat-ud-Dawa Organisasi Teroris, Partai Rasis India Senang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Juni 2014 09:52 9:52 am
Ama Farah
Dipublikasikan 27 Juni 2014 09:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa organisasi Jamaat-ud-Dawa (JuD) asal Pakistan sebagai “organisasi teroris asing” di negaranya.

JuD menyebut organisasinya sebagai lembaga amal, namun juga dipandang sebagai organisasi garis depan dari Lashkar-e-Taiba (LeT), kelompok pejuang Pakistan yang memerangi tentara India yang menduduki wilayah Kashmir dan dituding sebagai pelaku peledakan Mumbai 2008 yang menewaskan 166 orang. LeT sendiri dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

“Pada Desember 2001 Departemen Luar Negeri sudah menyatakan LeT sebagai sebuah organisasi teroris asing. Sejak itu, LeT berulang kali mengubah namanya guna menghindari sanksi,” kata Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataannya hari Rabu (25/6/2014) dilansir Aljazeera.

Lebih lanjut Deplu AS mengatakan bahwa LeT kemudian membuat JuD dan mengklaimnya sebagai organisasi dakwah Islam, politik dan sosial.

Dengan dimasukkannya JuD sebagai organisasi teroris, maka pihak berwenang AS bisa membekukan aset-aset organisasi itu dan melarang seluruh warganya dan lembaga-lembaganya berurusan dengan JuD.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh AS, JuD masih melakukan aktivitasnya secara terbuka di Pakistan dan pemimpinnya, Hafiz Saeed, menggelar pertemuan publik dan wawancara terbuka.

JuD mengatakan saat ini lembaganya sedang melaksanakan kegiatan amal di daerah terpencil di kawasan perbatasan di Waziristan Utara, di mana mereka membantu warga setempat yang kehilangan tempat tinggalnya akibat serangan militer belum lama ini.

Menanggapi keputusan Amerika itu, lewat akun Twitter JuD mengatakan bahwa hal itu dilakukan pada saat yang tepat dimana Amerika Serikat sedang menjalin kerjasama strategis dengan India untuk melawan Afghanistan dan Pakistan.

Sebagai negara sekutu Amerika Serikat dan Barat, India menyambut baik keputusan Washinton itu.

“Pelarangan Jamaat-ud-Dawa merupakan kebijakan dari otoritas Amerika Serikat yang disambut baik. India dan AS serta negara-negara lainnya perlu untuk bekerjasama guna melumpuhkan ancaman teror di dunia ini,” kata Kapten Abhimanyu dari partai penguasa di India saat ini, Bharatiya Janata, partai rasis yang kerap memerangi warga Muslim di India dan memicu pembantaian ribuan Muslim tahun 1992 dalam sengketa Masjid Babri di Ayodhya, Uttar Pradesh, yang hingga sekarang belum tuntas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MH370 Dalam Posisi Autopilot dan Kehabisan Bahan Bakar Saat Hilang
Tulisan selanjutnya KPI Hentikan Tayangan YKS Trans TV

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?