Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tato, Tindik, Kumis dan Jenggot Terlarang bagi Pelajar di Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 September 2014 09:38 9:38 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 September 2014 09:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemerintah Turki mengeluarkan kebijakan baru yang melarang para pelajar memiliki tato dan atau tindik di tubuhnya.

Peraturan yang dimuat dalam lembaran negara hari Sabtu (27/9/2014) dan dipublikasikan media pada hari Ahad itu juga melarang pelajar menyemir atau mewarnai rambutnya, menggunakan rias wajah, serta berkumis dan berjenggot bagi para pelajar putra, lansir AFP.

Kebijakan baru pemerintah Presiden Erdogan itu menimbulkan pro dan kontra di lingkungan pendidikan.

Veli Demir ketua serikat pendidikan Egitim Is mengecam kebijakan tersebut, yang dinilainya sulit dilakukan sebab tato tidak mudah dihilangkan seperti sepotong pakaian yang mudah dicopot.

“Apa mereka akan melucuti kulitnya?” tanya Demir dikutip koran online Radikal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Apa yang akan terjadi dengan mereka (para pelajar) yang sudah memiliki tato? Ini bukan sebuah kebijakan yang diambil oleh orang yang waras. Ini adalah kebijakan yang diambil tanpa dipikirkan lebih dahulu,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua serikat pendidikan lainnya Ismail Koncuk dari Egitim Sen mendukung kebijakan pemerintah tersebut.

Menurut Koncuk kebijakan baru itu jika sudah diberlakukan hanya mengenai para pelajar yang ingin menjarah tubuhnya. Sedangkan para pelajar yang sudah memiliki tato tidak perlu menjalani operasi untuk menghilangkannya.

Meskipun demikian dia mengakui “akan ada kebingungan tentang tato yang sudah ada.” Namun, “saya percaya dalam masalah ini sekolah akan mengambil inisiatif dan membantu anak tersebut.”

Presiden Erdogan secara terbuka pernah mengutarakan ketidaksukaannya terhadap tato. Pada bulan Juli lalu, ketika masih menjabat perdana menteri, dia pernah menegur seorang pemain muda calon bintang sepakbola Turki, Berk Yildiz, yang bermain untuk kesebelasan Galatasaray.

“Tato-tato apa ini? Mengapa kamu melukai tubuhmu? Jangan mau dibodohi orang asing. Nanti, semoga Tuhan melindungimu, kamu bisa terkena kanker kulit,” kata Erdogan ketika bertemu muka dan bersalaman dengan pemuda itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ketua MUI: Khatib Perlu Dibekali Bicara Politik dan Ekonomi
Tulisan selanjutnya FUI: Umat Islam Perlu Pantau Sepak Terjang Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?